PHM Berhemat US$3 Juta Lebih dengan Teknologi Geospasial

Novandy Ritung, Kepala Data Mapping Services Pertamina Hulu Mahakam, selepas memberikan presentasi di acara Esri Inc, Esri Petroleum GIS Conference, di Houston, Texas, US.

Solusi teknologi real-time yang inovatif membantu perusahaan migas raksasa, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), berhemat hingga jutaan dolar AS setiap tahunnya dan baru saja diakui sebagai praktik terbaik di lingkup global saat konferensi migas di Houston.

PHM  menggunakan teknologi geospasial untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan operasional, meningkatkan jaminan keselamatan pekerjanya, serta mendukung program-program lingkungan dan keterlibatan masyarakat yang dijalankan perusahaan.

Prestasi terbaik anak usaha BUMN Migas Pertamina Group ini dipresentasikan oleh Novandy Ritung, Kepala Data Management and Mapping Services Pertamina Hulu Mahakam di hadapan 500 pemimpin industri migas dari berbagai penjuru dunia saat Esri Petroleum Conference. Perhelatan kelas dunia ini menampilkan inovasi terkini dan terbaik di bidang teknologi Geographic Information System (GIS) untuk sektor migas.

“Fasilitas produksi lapangan di Blok Mahakam terdiri dari sekitar 860 sumur onshore dan offshore, jalur pipa dengan panjang lebih dari 2.000 kilometer dan 41 Gathering Testing Satellites, yang semuanya dikendalikan melalui enam pusat pemrosesan,” jelas Novandy yang mewakili perusahaan pada event tersebut.

“Selain itu, alat pengebor minyak dan tongkang kami mengebor hingga 10 sumur setiap tahun. Kami juga mengkoordinir sekitar 300 buah kapal," imbuhnya. Dijelaskannya dengan kegiatan operasional yang begitu kompleks dan volume data yang begitu besar, tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana mengelola semua aset yang ada secara efektif dan memastikan semua kegiatan perusahaan selalu produktif dan aman.

Menurutnya, teknologi GIS menghadirkan cara yang terbaik untuk mengelola tantangan-tantangan ini. Teknologi GIS mengintegrasikan, memetakan dan menganalisis sumber-sumber data yang ada dan menghasilkan suatu tampilan yang akurat mengenai keseluruhan kegiatan operasional. Jadi portal tunggal yang menjadi ‘one-stop-shop’ untuk semua data spasial perusahaan ini dapat diakses oleh para pengambil keputusan di seluruh unit usaha. Dengan memiliki akses ke informasi yang dibutuhkan maka kegiatan operasional dapat dioptimalkan.

“Sebagai contoh, kami menggunakan teknologi untuk melacak armada kami, termasuk pengebor minyak, tongkang dan kapal seperti kapaltugboat, secara real time. Kemudian kami menganalisis pergerakan mereka dan membuat rute baru yang lebih efisien. Penghematan waktu sama dengan penghematan biaya," tuturnya. Novandy mengungkapkan program optimalisasi armada perusahaan ini berhasil menghemat hingga lebih dari US$ 3 juta per tahun.

Selain transportasi laut dan logistik, solusi teknologi real time ini kini juga mendukung kegiatan operasional unit usaha lain yang dimiliki oleh Pertamina Hulu Mahakam, termasuk unit kesehatan, keselamatan dan lingkungan; operasional di lapangan; geosciences; rekayasa dan konstruksi; layanan pengeboran dan sumur; kemasyarakatan; inspeksi jalur pipa; pengelolaan lahan; dan keamanan.

Novandy juga menjelaskan bagaimana teknologi GIS memberikan manfaat yang besar kepada program-program lingkungan dan keterlibatan masyarakat, terutama dengan semakin berkembangnya industri peternakan udang di area sekitar. “Karena wilayah Kerja Mahakam terdiri dari 46 pulau-pulau delta kecil yang dikelilingi hutan, terdapat potensi ancaman besar yang dihadapi oleh lingkungan dan masyarakat lokal,” ujarnya.

Menurutnya, dengan memiliki gambaran geografi  situasi yang ada, pihaknya memiliki pemahaman yang jelas mengenai risiko lingkungan dan prasyarat konservasi yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional perusahaan. Dengan demikian,  perusahaan dapat mengelolanya secara tepat dan secara berkesinambungan.

Chief Executive Officer Esri Indonesia, Dr. A. Istamar, mengatakan, PHM telah menetapkan benchmark baru dengan solusi yang digunakannya. Solusi ini akan menjadi blueprint bagi perusahaan-perusahaan migas lain di seluruh dunia. “Pertamina Hulu Mahakam berhasil mendemonstrasikan bagaimana pengaplikasian inovatif dari teknologi GIS tidak hanya menghasilkan produktivitas pekerja, efisiensi dan keamanan yang jauh lebih baik, tetapi juga memberikan ROI yang lebih besar,” jelas Dr. Istamar. Esri Indonesia  antusias bermitra dengan PHM dan terus mendorong transformasi digital hingga tahun-tahun ke depan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)