Sewu Segar Investasi Rp 20 Miliar Untuk Teknologi HPP

PT Sewu Segar Primatama melalui merek dagang Re.juve, meresmikan real Cold-Pressed Facility (CPF) terintegrasi dengan teknologi High-Pressure (HPP) pertama di Indonesia dan ASEAN.

Managing Director PT Sewu Segar Primatama, Richard Anthony, menjelaskan, metode HPP memungkinkan Re.juve menjaga kandungan nutrisi dan memperpanjang masa pajang produk (shelf life) hingga enam kali lebih lama tanpa bahan pengawet.  Adapun teknologi HPP yang digunakan dipasok oleh Hiperbaric di Spanyol dengan nilai investasi sekitar Rp20 miliar.

Berbeda dengan metode lain yang menggunakan cara pemanasan atau penambahan bahan pengawet, teknologi HPP mematikan bakteri melalui proses tekanan tinggi dengan suhu dingin. Selain menjadikan produk Re.juve tahan lebih lama secara alami. Teknologi ini mampu mempertahankan cita rasa, nutrisi, dan tekstur produk, serta menurunkan risiko rekontaminasi karena tidak ada kontak langsung terhadap kandungan produk pada saat dan sesudah proses berjalan di mesin HPP.

“Misi utama Re.juve sejak berdiri pada 2014 adalah membuat semakin banyak orang hidup lebih bahagia melalui produk yang lezat, sehat, dan jujur. Inilah yang mendorong kami untuk mengadopsi teknologi HPP," ujarnya.

Dengan adanya teknologi ini, ia ingin nantinya konsumen di luar Jabodetabek dapat menikmati produk cold-pressed juice yang 100 persen segar, murni, dan alami. Pasalnya saat ini juice yang diproduksi hanya bisa bertahan 2-3 hari, maka dengan adanya teknologi ini nantinya juice bisa bertahan hingga 1 minggu. Selain itu,  ia mengungkapkan saat ini Re.juve sudah ada di 54 toko yang tersebar di Jabodetabek. "Akhir tahun ini akan buka tiga store di Surabaya, dengan adanya teknologi ini ke depan kami berencana untuk melakukan ekspor ke Singapura," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan bahwa terobosan inovatif yang dibawa Re.juve melalui teknologi HPP, saat ini  baru sedikit negara di Asia – bahkan dunia – yang mengadopsi teknologi HPP. Dengan beroperasinya fasilitas ini, ia berharap perusahaan bisa  menghasilkan produk industri minuman yang berkualitas, sehat dengan standar yang mampu bersaing di pasar global.  "Industri makanan dan minuman nasional akan terus menunjukan perkembangan yang positif dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)