Management Trends zkumparan

Tol Serpong-Balaraja Dukung Pengembangan Kota Baru Maja

Tol Serpong-Balaraja Dukung Pengembangan Kota Baru Maja
Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Tangerang (kiri)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengatakan, pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) sepanjang 39,8 km akan mendukung pengembangan wilayah di sisi Barat Jakarta, salah satunya Kota Baru Maja. Jalan tol tersebut juga dirancang untuk mempersingkat jarak tempuh dari Serpong menuju Jakarta dan Merak.

“Bukan hanya ke Jakarta, tapi juga bisa hingga ke Lampung karena terhubung dengan Balaraja yang menjadi akses tol Tangerang–Merak. Dengan adanya jalan tol ini konektivitas pun menjadi lebih baik. Daerah yang tadinya terisolir akan berkembang dengan sendirinya dan penyebaran penduduk tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta,” kata Menteri Basuki dalam keterangan pers, Senin (23/09/2019).

Menteri Basuki menyatakan, pembangunan Jalan Tol Serbaraja merupakan salah satu contoh jalan tol yang diinisiasi oleh pihak swasta untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan jaringan jalan. Seperti diketahui, pembangunan tol Serbaraja ini digarap oleh kerja sama Sinar Mas Land melalui PT Trans Bumi Serbaraja dengan nilai investasi Rp 6 triliun dan biaya konstruksi sekitar Rp 2,7 triliun, serta PT Wijaya Karya Tbk selaku kontraktor pembangunan jalan tol.

“Jalan tol ini sepenuhnya dilaksanakan dengan skema investasi dan prakarsanya dari investor. Konstruksi seluruhnya direncanakan rampung pada 2024. Untuk Seksi 1 sekitar 10 km direncanakan selesai pada 2021 karena sebagian besar lahan dimiliki investor sehingga proses konstruksi bisa berjalan lancar,” ujar Basuki.

Pembangunan tol Serbaraja ini dibagi dalam tiga seksi; Serpong-Legok (9,845 km), Legok-Pasirbarat (12,155 km) dan Pasirbarat-Balaraja (17,8 km). Proses konstruksi proyek jalan tol yang telah dimulai sejak Juli 2019 ini direncanakan untuk mulai beroperasi pada 2021 (Seksi 1: Serpong-Legok) dan selesai pada 2024 (Seksi 2 dan 3: legok-Balaraja). “Untuk seksi 1A saat ini progres konstruksinya sudah sebesar 13,67%,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang hadir dalam tinjauan tersebut mengungkapkan bahwa rencana jalan tol telah termuat dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2002. “Jalan Tol Serbaraja paralel dengan jalur kereta ke Kota Maja. Hal ini sangat membantu pertumbuhan daerah-daerah urban sampai nanti ke Maja. Akses masyarakat akan lebih mudah, begitu juga dengan jaringan jalan tol,” kata Zaki.

Zaki menyatakan, akan ada beberapa simpang susun yang bisa menjadi akses baru menuju Maja di Kabupaten Lebak. Di samping itu, menurutnya Jalan Tol Serbaraja juga akan menambah akses baru bagi beberapa wilayah baru di Kabupaten Tangerang. “Daerah kami merupakan salah satu daerah urban dengan laju urbanisasi paling tinggi di Indonesia,” ujar Zaki.

Editor ; Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved