TPS Jishuken Tingkatkan Partisipan Pemasok Hingga 2020

Transfer keahlian dan ketrampilan dari Toyota kepada para pemasok lewat Toyota Production System (TPS) Jishuken telah berakhir. Lewat program ini Toyota memperkuat daya saing rantai suplai industri otomotifnya sejak tahun 2007.

Sejak 2016, konsep baru diterapkan oleh TMMIN dengan fokus pada pembentukan TPS Leader & Jishuken Director dengan melibatkan 18 perusahaan dan meningkat menjadi 20 perusahaan pada perhelatan tahun ini.

Ilmu dari TPS Leader & Jishuken Director akan ditularkan dalam lingkup internal untuk memberikan efek domino transfer ketrampilan dan pengetahuan ke seluruh rantai pemasok. Saat ini telah terbentuk 14 orang TPS Leader sesuai dengan standar Toyota. Hingga 2020 TMMIN berencana untuk meningkatkan jumlah partisipan menjadi 80 perusahaan pemasok tier 1 dengan target TPS Leader sebanyak 40 orang.

Peningkatan daya saing menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan era pasar global saat ini. Toyota mengisi peluang di era ini dengan upaya-upaya untuk menjadi basis rantai suplai global.

“Salah satu upaya yang dilakukan melalui kegiatan yang fokus pada peningkatan ketrampilan dan pemahaman mengenai Toyota Production System pada karyawan di rantai pemasok sebagai upaya menyelaraskan keterampilan berstandar global”, ungkap Edward Otto Kanter, Wakil Presiden Direktur TMMIN.

Kualitas produk global Toyota tidak dapat dipisahkan dari kualitas sumber daya manusia yang handal. Hal ini sejalan dengan motto Toyota yaitu We Make People Before We Make Product. Pengembangan kualitas SDM di perusahaan pemasok beriringan dengan pengembangan SDM di TMMIN melalui pembangunan fasilitas pelatihan lainnya seperti, Toyota Learning Centre (TLC) dan Toyota Indonesia Academy (TIA).

Pengembangan SDM di lingkungan internal Toyota juga dilakukan melalui beberapa program unggulan diantaranya idea suggestion dan gugus kendali mutu atau Quality Control Circle (QCC). Program unggulan di lingkungan internal lainnya adalah Global Development Program bernama Intra Company Transferee (ICT) yang meningkatkan kemampuan karyawan dengan mengirim mereka untuk belajar dan menimba ilmu di perusahaan Toyota lain termasuk ke Toyota Motor Corporation (TMC) di Jepang. Toyota berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia sesuai dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia) melalui kegiatan sosial kemasyarakatan di bidang pendidikan untuk membangun SDM Indonesia.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)