Upaya MIKTI Agar Startup Indonesia Sustain dan Bertumbuh

Mira Tayyiba, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI

Masyarakat Industri KreatifTIK/Digital Indonesia (MIKTI) baru saja meluncurkan buku referensi untuk para penggiat startup berjudul Startup Tools. Buku ini merangkum berbagai jenis perangkat atau kerangka kerja yang dapat dijadikan rujukan oleh praktisi baik yang bergerak di bisnis startup maupun di bisnis lainnya secara umum, serta program inkubasi startup dan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.

Kerangka kerja tersebut dikelompokkan ke dalam tahapan antara lain: problem solution fit, product launch fit, product market fit, hingga business model fit.

“Antusiasme masyarakat untuk mendirikan startup memerlukan sebuah referensi yang bisa dijadikan panduan. Referensi yang berkualitas sekaligus mudah diaplikasikan dalam konteks Indonesia. Referensi ini bisa digunakan oleh mereka yang memang akan atau sedang menjalankan bisnis startup maupun akademisi dalam membimbing para mahasiswa dalam mewujudkan ide startup,” tambah Andy Zaky, Ketua Umum MIKTI dalam sambutannya di acara Demo Day Startup Merdeka. 

Inisiatif MIKTI dalam menerbitkan buku Startup Tools diapresiasi oleh Mira Tayyiba, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Menurut Mira, semakin meningkatnya antusiasme mahasiswa pada dunia startup membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membimbing mereka dalam perjalananmewujudkan ide-idenya. Referensi yang berkualitas tentang membangun startup juga sangat dibutuhkan. Dengan demikian akan melahirkan talenta-talenta digital yang kompeten untuk mengembangkan ekosistem bisnis berbasis teknologi di Indonesia.

“Dengan mengenali berbagai macam tools yang dapat dapat pada setiap fase perkembangan, diharapkan dapat membantu pelaku bisnis agar tidak tersesat dalam membangun startup. Selain itu, perjalanan mendirikan startup akan berlangsung lebih efektif, efisien, berdaya tahan, serta berkelanjutan,” kata Dina Dellyana, Koordinator tim penulis buku StartUp Tools.

Selain buku referensi, MIKTI juga merancang program “Startup Merdeka” yang sudah berjalan selama satu semester. Program ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Sebanyak 130 mahasiswa dari 28 Universitas mengikuti program studi independen bersertifikat “Startup Merdeka” batch pertama. Mereka memiliki 36 ide bisnis, yang dibawa ke dalam program yang dirancang untuk memandu mahasiswa membentuk pola pikir serta mempersiapkan pengetahuan dan keterampilan sebagai founder startup.

Selama 15 pekan dan dibimbing oleh para mentor, mahasiswa mempraktikan secara langsung berbagai metode dalam pengembangan ide produk berbasis teknologi. Mulai dari daritahap identifikasi permasalahan, rumusan ide solusi, validasi target pasar dan pengembangan prototipe produk versi awal.

Sebagai penutup program batch pertama tersebut, diselenggarakan Demo Day secara daring pada 21 Desember 2021. Sebanyak 13 rencana pendirian startup dipresentasikan oleh para mahasiswakepada pengelola inkubator, akselerator, investor, serta mitra strategis lainnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)