WeWork Siap Navigasi Ruang Kerja Baru di Masa Adaptasi

Munculnya krisis kesehatan yang menjangkiti dunia sejak akhir tahun 2019 lalu, membuat aktivitas ekonomi masyarakat terhenti. Hampir semua perusahaan menerapkan sistem kerja Work form Home (WFH) untuk menahan penyebaran virus Covid-19.

Memasuki masa adaptasi ini, transformasi lingkungan kantor secara fisik pun akan berperan dalam masa transisi pekerja. Lingkungan kerja wajib mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan karyawannya. Pertanyaanya adalah apakah akan ada perubahan cara berpikir secara permanen dari bisnis, pekerja dan konsumen terhadap tempat kerja.

Ray Tan, Head of Growth Southeast Asia, mengatakan bahwa dalam situasi ini, pihaknya ingin memudahkan transisi kembali ke tempat kerja dengan menyesuaikan produk WeWork agar dapat sejalan dengan member. “Kami akan fokus pada penciptaan lingkungan yang memfasilitasi koneksi secara global,” ujarnya.

Sebagai layanan co-working space dengan 828 titik lokasi, pihaknya akan menyeimbangkan ruang pribadi dengan komunitas dan koneksi melalui pendekatan 3 aspek, yakni professional distancing, peningkatan sanitasi, dan tanda penunjuk perilaku. “Begitu banyak perubahan yang terjadi dalam periode singkat dan kami menyadari adanya kebutuhan untuk beradaptasi dengan realitas baru,” kata dia.

Saat ini, paltform tengah mengurangi kepadatan area kantor dengan melakukan perubahan pada area bersama termasuk area lounge, ruang rapat, dan area umum. Hal ini dilakukan untuk mendukung kebijakan social dan physical distancing.

Panduan visual untuk komunitas memungkinkan anggota untuk mengidentifikasi tempat duduk yang sesuai dan jumlah kapasitas di setiap area tersebut. Standar kebersihan dan protokol kapasitas yang baru juga akan didorong dengan papan tanda yang ditempatkan secara strategis dan menjadi pengingat bagi para anggota. Selain itu, paltform juga fokus pada langkah-langkah pembersihan untuk menunjang kesehatan. “Ketika professional distancing menjadi bagian dari new normal, kolaborasi dan koneksi menjadi lebih penting dari sebelumnya,” kata Ray.

Sebagai tambahan, segmen perusahaan konglomerasi dan perusahaan asing menempati posisi dominan pengguna paltfrom WeWork dengan presentase sebesar 45% dari total keanggotaan secara global.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)