Xendit Alokasikan Rp1 Triliun untuk Berdayakan UMKM

Moses Lo, CEO and Co-Founder of Xendit (Kiri Bawah).

Xendit, perusahaan teknologi finansial yang beroperasi di Indonesia, memiliki program Xendit Level Up Program untuk 1000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pelaku bisnis yang terdampak pandemi covid-19. Melalui program ini, startup yang telah beroperasi sejak tahun 2016 tersebut mengalokasikan dana hingga Rp1 triliun.

“Masyarakat Indonesia kini memiliki berbagai pilihan metode pembayaran, dan UMKM harus dapat memfasilitasi hal tersebut. Melalui pembebasan biaya senilai 1 miliar rupiah untuk layanan payment gateway Xendit, para pelaku UMKM tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya dan komisi,” kata Moses Lo, CEO and Co-founder of Xendit (23/04/2021).

Melalui cara tersebut, Moses meyakinkan bahwa UMKM tinggal hanya berfokus untuk mengembangkan bisnis mereka. Lebih jauh dia mengatakan inisiatif yang digagas bertujuan untuk mendukung dan memberdayakan wirausahawan dan pelaku bisnis di Indonesia dan Filipina.

Program Xendit Level Up terbuka untuk 1.000 UMKM dan bisnis di Indonesia dari segala sektor dan bidang. “Syarat yang wajib dipenuhi adalah mereka harus beroperasi lebih dari 3 bulan” kata Moses menambahkan. Program Xendit Level Up telah resmi dibuka per hari ini, adapun tahapan yang harus dilalui adalah pertama melalui Business Pitch Challenge yang ditujukan untuk UMKM di industri ritel, e-commerce, dan jasa.

Dalam proses ini, pendaftar harus membuat video berurasi 3 menit yang isinya menjelaskan model bisnis mereka. Kedua, mengunggah video tersebut ke akun Youtube dengan tagar #WaktuIndonesiaBerbisnis. Ketiga, mengirimkan tautan video dengan mengisi formulir. Sementara untuk program The Accelerator ditujukan untuk UMKM di industri start up dan teknologi. Pendaftaran akan dibuka pada pertengahan Juli 2021.

“Program Xendit ini sejalan dengan visi kami untuk membantu setidaknya 30 juta UMKM untuk Go Digital pada tahun 2023,” ujar M. Hanafiah, Asisten Deputi bidang Pembiayaan dan Investasi UMKM Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia. Hanifah berharap para UMKM di seluruh Indonesia memahami  dan memanfaatkan kesempatan ini agar bisa memfasilitasi transaksi pembayaran digital untuk kemajuan bisnis yang dikelolanya.

Sebagai tambahan, Xendit telah melayani 1.500 pelanggan dari berbagai industri, mulai dari retail, fashion, industri finansial hingga perusahaan penyedia produk digital. Selain itu, Xendit juga kini telah memfasilitasi 65 juta transaksi pembayaran.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)