Wonderful Indonesia Co-Branding Forum

Kemenpar Gandeng Artis Luaskan Branding Pariwisata Nasional

Menteri Pariwisata, Arief Yahya (Tengah) beserta para Artis di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. (Photo: Anastasia/SWA)

Untuk lebih meluaskan usaha branding pariwisata Indonesia di wilayah domestik dan internasional, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengajak para artis entrepreneur Indonesia melalui program cobranding Wonderfull Indonesia. Nota Kesepahaman dan perjanjian kerja sama ditandatangani oleh 21 brand artis dan 19 brand korporasi di Balairung Soesilo, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Event ini merupakan program lanjutan dari program co branding partneurship Wonderfull Indonesia Co-Branding Forum (WICF) yang merangkul brand kenamaan di luar dan dalam negeri pada Agustus 2017. Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menyebut, program yang telah dijalankan sebelumnya telah berhasil meningkatkan penjualan hingga 60%. ”Program ini merupakan win-win solution untuk kedua belah pihak, sehingga mampu meningkatkan brand equity dan brand Wonderfull Indonesia di Global dan domestik, tentu saja ini semua adalah untuk menjadikan pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia ke depan,” Arief menjelaskan.

Cobranding yang dilaksanakan itu (11/14/2017) disebut sebagai langkah strategis dalam penetrasi pasar dan memperluas eksposure brand Wonderfull dan Pesona Indonesia dengan memanfaatkan jaringan digital sebagai core dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke masyarakat, khususnya kaum angkatan produktif. Selain itu, program ini juga untuk membangun sharing resources di antara kedua belah pihak, brand artis dan WIPI, sehingga dapat menghemat biaya promosi yang dinilai substansial.

Dalam cobranding yang digalakkan antara kedua belah pihak ini adalah sama-sama mengembangkan kerja sama promosi melalui media jaringan yang dimiliki oleh endorser alias entertainment dan media jaringan kemenpar. “Hal ini tentunya untuk mensuskseskan target pemerintah dengan mendatangkan 20 juta wisman dan 275 wisatawan nusantara (wisnus) pada 2019 mendatang,”dia menegaskan.

Sebanyak 21 brand artis yang digaet mencakup bidang kuliner dan fashion seperti, Semarang Wingko rolls milik Sandra Dewi, Rain Cake (Shireen Sungkar), Cinnamon milik Dini Aminarti dan Dimas Seto, Scrummy (Dude Herlino), Premio (Baim Wong), Bandung Kunafe (Irfan Hakim dan Omesh), Minang Mande Cake (Rossa), Brand Banana Foster (Hengky Kurniawan), Surabaya Patata (Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis), Reallycake (Prilly L), Pekanbaru Cassata (Deni Cagur), Savvana Cake (Fitri Carlina), Lenso Manado (Gracia Indri), Cirebon Sultana (Indra Bekti), Palembang Lamonde (Irwansyah), Gigieatcake (Raffi Ahmad dan Gigi), dan Cirebon Kelana (Ussy)

Selain itu, bidang fashion dan kecantikan terdapat nama Ivan Gunawan pemilik brand Mandjha Ivangunawan dan Urban Lips milik Cathy Sharon.

Arief dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kerja sama yang dilakukan pihak kementerian dan artis Eetreprenuer ini. Dia menyebut, branding pariwisata Indonesia tidak bisa dilakukan secara sendiri oleh Kemenpar. Untuk meluaskan brand WI di pasar global dan PI di pasar domestik, dibutuhkan kerja sama yang dilakukan seluruh elemen bangsa dalam kerangka Indonesia Incorporated. “Dengan kolaborasi dan kerja sama ini, kita akan bigger, broader, and batter together,” ujar Menpar.

Lebih lanjut, dia bilang, inisiatif ini adalah untuk memanfaatkan momentum meroketnya kinerja brand WIPI yang terlihat dari brand equity yang kini sudah sangat kokoh sebagai hasil pengembangan selama 2,5 tahun terakhir. “ Brand WIPI kini kian melejit di tengah menurunnya kinerja brand-brand pesaing di tingkat regional,” kata dia.

Meroketnya brand Wonderfull dan Pesona Indonesia dapat dilihat dari catatan World Economic Forum (WEF) yang menempatkan Indonesia di peringkat 47 dunia, mengalahkan Trully Asia Malaysia di peringkat 96 dan Amazing Tahiland di peringkat 83.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

 

Anastasia Anggoro

Add comment

Archives