Disa Lestari

Disa LestariMemiliki jam terbang lebih dari 10 tahun di dunia pemasaran, termasuk tujuh tahun menangani produk-produk pemimpin pasar di fast moving consumer goods (FMCG), membuat Disa Lestari paham betul bagaimana menaklukkan konsumen di industri tersebut.

Agar target tercapai, kita harus selalu mendengarkan apa yang konsumen inginkan dan butuhkan. Konsumen sekarang berbeda, memiliki kebutuhan yang lebih beragam dan selalu ingin yang terbaik,” ujar Manajer Merek Senior Aqua PT Tirta Investama itu memberikan strategi pemasarannya.

Disa berpesan, sebagai pemasar, apalagi kalau dipercaya menangani merek pemimpin pasar atau pionir, jangan terlena dan cepat puas dengan apa yang sudah dimiliki. Sebaliknya, kita harus rajin berevolusi dan berinovasi dalam memberikan rangkaian produk yang tersedia. Lalu, konsisten memastikan produk mudah didapatkan, serta memberikan edukasi plus komunikasi dalam channel-channel yang sifatnya nonkonvensional agar pesan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran,” ia menjelaskan.

Begitu halnya dengan tanggung jawab Disa sebagai Manajer Merek Senior Aqua sejak Agustus 2016. Wanita kelahiran 3 Oktober 1985 itu bertugas menumbuhkan bisnis dari portofolio produk yang ditargetkan untuk segmen ibu-ibu rumah tangga/keluarga, anak-anak, premium, festive, dan scientific health.

Tantangan yang dihadapi sebagai pemimpin pasar dan pionir produk air minum dalam kemasan (AMDK) adalah bagaimana dapat terus mempertahankan posisi dan makin memperbesar pertumbuhan Aqua walaupun kian banyak kompetitor yang bermunculan di pasaran.

Namun, lulusan Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia (2004-09) ini tidak gentar menghadapi persaingan bisnis itu. Dia selalu aktif mengasah skill dan kompetensinya melalui in job training ataupun formal/non-formal training. “Menangani berbagai macam portofolio produk dengan segmentasi yang sangat berbeda membuatt saya harus mendorong diri saya untuk selalu berpikir dan menempatkan diri dalam benak konsumen yang sangat beragam,” tutur pehobi memasak, fotografi, videografi, dan olah raga ekstrem yang suka bermain dengan ketiga anjingnya ini.

Disa mengaku lebih suka mengikuti pelatihan yang sifatnya nonpemasaran agar dapat menemukan cara berpikir dan skill set yang berbeda. Selalu update dengan tren terkini dan “people watching” di tempat publik adalah pelatihan nonformal yang ia lakukan untuk mendapatkan berbagai macam insight baru.

Uniknya, impian Disa ke depan tidak terkait dengan dunia pemasaran atau FMCG. “Saya ingin menjadi entrepreneur kebun sayuran organik yang mengembangkan potensi bisnis petani lokal,” kata perempuan yang pernah berkarier di PT Mayora Indah Tbk. dan PT Unilever Indonesia Tbk. ini.

Reportase: Anastasia Anggoro

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!