Jaringan SMPCS Hadirkan Layanan Digital Berkualitas Bagi Masyarakat Papua - Telecommunication Update

Jaringan SMPCS Hadirkan Layanan Digital Berkualitas Bagi Masyarakat Papua

Memasuki era digitalisasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berupaya memenuhi kebutuhan akses telekomunikasi digital seluruh masyarakat Indonesia, termasuk yang berdomisili diwilayah Papua. Melalui layanan IndiHome Fiber, Telkom menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi, telepon rumah, serta TV interaktif (UseeTV).Untuk wilayah Papua, layanan IndiHome Fiber telah tersedia diberbagai kota, antara lain Raja Ampat, Manokwari, Sorong, Fakfak, Kaimana, Biak, Sarmi, Sentani, Timika, Jayapura, Abepura, dan Merauke.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo memaparkan, “Hingga akhir Februari 2017,terdapat 11.876 pelanggan di Papua yang telah menikmati IndiHome Fiber,” ujar Arif. Keberadaan layanan ini, didukung oleh jaringan tulang punggung pita lebar serat optik Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) yang selesai dibangun Telkom pada akhir 2015.

Kota-kota yang sudah menikmati layanan indiHome Fiber dengan dukungan Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) yang telah selesai dibangun pada akhir tahun 2015.

Kota-kota yang sudah menikmati layanan indiHome Fiber dengan dukungan Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) yang telah selesai dibangun pada akhir tahun 2015.

Selain menyokong layanan IndiHome Fiber ke rumah-rumah, jaringan SMPCS juga menjadi backbonesistem komunikasiseluler Telkomsel. Hingga Februari 2017, jumlah Base Transceiver Station (BTS) yang telah dibangun Telkomsel sebanyak 2.378 unit, dimana 58,7% diantaranya merupakan BTS 3G/4G. Melalui infrastruktur dan layanan ini, Telkomsel memastikan kenyamanan komunikasi bagi sekitar 3.6 juta pelanggan yang tersebar di berbagai wilayah di Papua. Bahkan, layanan 4G Telkomsel telah tersedia di 14 Kota/Kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Untuk memastikan masyarakat lainnya dapat terhubung ke jaringan internet,Telkom juga telah membangun 30 Wifi Corner (WiCo) dengan kecepatan hingga 100 Mbps di seluruh kantor Telkom, beberapa fasilitas umum, serta perguruan tinggi di Papua. “Contohnya di Universitas Cendrawasih, Telkom telah membangun 5 titik WiCo untuk memudahkan mahasiswa dan dosen terhubung ke jurnal-jurnal penelitian yang biasanya dibutuhkan untuk mendukung kegiatan perkuliahan,” lanjut Arif.

Bagi institusi pemerintahan, Telkom menghadirkan layanan Smart City yang telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua, Kota Jayapura, dan Kabupaten Manokwari. Layanan tersebut meliputi connectivity, aplikasi e-government, access point, dan CCTV.

Sementara itu, sebagai bentuk komitmen dalam menumbuhkan industri pariwisata nasional, Telkom telah menempatkan landing point kabel laut serat optik di Raja Ampat, guna mendukung layanan 4G Telkomsel di salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Dengan tersedianya jaringan SMPCS hingga Papua, Telkom telah mampu menghadirkan berbagai layanan digital berkualitasbagi seluruh lapisan masyarakat Papua. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meniadakan kesenjangan digitaldi seluruh wilayah Indonesia,” demikian tutup Arif.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 − two =

Read previous post:
Deputy Executive Vice President Divisi Enterperise Service Telkom Suhartono (tengah) saat Soft Launching Jaringan Terpadu Pasar Modal (JTPM) Telkom di Auditorium BEI, Jakarta (2/3).
Telkom Dukung BEI Perkuat Jaringan Terpadu Pasar Modal

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaksanakan soft launching Jaringan Terpadu Pasar Modal (JPTM)...

Close