Telkom Dukung 34 Desa Digital di Wilayah Terpencil dan Bangun Kolaborasi SME Space untuk UMKM di Jawa Barat - Telecommunication Update

Telkom Dukung 34 Desa Digital di Wilayah Terpencil dan Bangun Kolaborasi SME Space untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta, 8 Juli 2021 – Sebagai bentuk dari kepedulian untuk digitalisasi masyarakat Indonesia termasuk di wilayah
pedesaan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan bantuan kepada 33 Desa Rural di Jawa Barat.
Bantuan berupa layanan akses internet berbasis satelit, Mangoesky selama 1 Tahun ini diberikan ke desa-desa
terpencil yang ada di daerah Bandung, Bandung Barat, Karawang, Sukabumi, Cirebon, dan Tasikmalaya. Bantuan
secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara melalui video
conference kepada perwakilan Kepala Desa dari Sukamulya (Bandung), Sukamulya (Sukabumi), Karangsari
(Karawang), Argalingga (Cirebon), dan Bojongsari (Tasikmalaya). Turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui video
conference, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar dan Executive Vice President
Telkom Regional III Jawa Barat Sujito.

Dalam sambutannya Edi Witjara mengatakan, bantuan CSR ini diharapkan dapat membantu desa-desa yang berada
di wilayah blankspot dan 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) sehingga dapat menunjang kegiatan ekonomi,
pendidikan dan sektor lainnya. “Layanan akses internet ini juga semoga dapat membantu desa dalam
mengembangkan dan memperkenalkan potensi desa. Sehingga sektor ekonomi, pendidikan, dan sektor lainnya di
desa-desa tersebut tetap dapat berjalan terutama di masa pandemi ini.” ujarnya.

Mewakili Pemprov Jawa Barat, Benny Bachtiar mengatakan, bahwa dari target implementasi 5.000 desa digital di
Jawa Barat, saat ini telah terealisasi 90%. Sementara itu masih ada 500 desa lagi yang belum mendapat layanan
internet. Untuk itu, Pemprov Jabar mengharapkan dukungan Telkom untuk dapat memfasilitasi 23% penduduk
Indonesia atau setara 50 juta penduduk yang membutuhkan layanan digital tersebut. Bagi Pemprov Jabar, digitalisasi
ini termasuk prioritas pembangunan, yang selaras dengan program Smart Village yang dicanangkan oleh Gubernur
Jawa Barat.

Pada kesempatan yang sama Telkom juga turut serta membangun Kolaborasi SME Space untuk UMKM di Jawa Barat.
Edi Witjara mengatakan Telkom sebagai salah satu perusahaan yang bergerak pada bisnis digital, turut mendukung
program pemerintah dalam peningkatan ekonomi pelaku bisnis mikro, kecil, dan menengah atau SME sebagai salah
satu sektor industri penting dalam perekonomian. Telkom memiliki beberapa produk digital yang dapat membantu
para pelaku UMKM dalam berkembang menjalankan bisnisnya. “Sakoo, Bonum, Padi UMKM, merupakan beberapa
produk yang dikembangkan oleh Telkom yang fokus pada sektor UMKM,” ujarnya

Telkom juga melakukan kerja sama dengan Union Space yang merupakan salah satu perusahaan yang mengelola
coworking space. Kerja sama ini untuk mendukung para UMKM agar dapat berkembang ke arah digital melalui
produk-produk Telkom dan memfasilitasi para UMKM dalam ekspos produk UMKM serta dukungan melalui
pelatihan dan pengembangan usaha UMKM dengan Rumah BUMN dan CDC.

“Harapan besar atas kerja sama ini semoga dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Indonesia
khususnya Jawa Barat menjadi UMKM yang naik kelas dan go digital,” tutupnya.