GIIAS 2017 Tampilkan Peluncuran 40 Kendaraan Baru

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kembali menyelenggarakan ajang world class auto show series, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang telah resmi dibuka pada tanggal 10 Agustus 2017 oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan akan membuka the 12th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) dan mengunjungi pameran GIIAS 2017 pada tanggal 11 Agustus 2017.

(kiri-kanan) Ketua Penyelenggara GIIAS 2017 Rizwan Alamsjah , Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto dan Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi resmi membuka pagelaran GAIKINDO Indonesia Auto Show 2017 yang akan diadakan pada tanggal 10-20 Agustus 2017. (dok. Seven Events)

GIIAS 2017 merupakan pameran GAIKINDO ke-25 yang diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan sejak tahun 1986. Tahun ini pameran GIIAS 2017 akan berlangsung mulai tanggal 10 – 20 Agustus 2017 serta didukung oleh 32 merek mobil anggota GAIKINDO, termasuk didalamnya 24 merek kendaraan penumpang yakni; Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Dodge, Honda, Hyundai, Isuzu, Jeep, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Tata Motors, Toyota, Volvo, VW, dan Wuling, serta 8 merek kendaraan niaga yaitu DFSK, FAW, Hino, Hyundai Bus and Truck, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, dan UD Truck.

Pada upacara peresmian, Airlangga menyampaikan harapannya untuk kemajuan industri otomotif Indonesia sehingga dapat disandingkan secara setara dengan industri otomotif global. “Kami harapkan pameran ini dapat memberikan dampak yang positif dalam memperkenalkan produk dan tren teknologi baru industri otomotif,” katanya pada pembukaan pameran GIIAS 2017, (10/8).

Airlangga menjelaskan bahwa impor mobil CBU dibandingkan ekspor juga mengalami kenaikan, pada tahun 2015 surplus sebanyak US$ 466 juta dan di akhir tahun 2016 sudah meningkat menjadi US$ 600juta. Hal ini menyimpulkan bahwa Indonesia telah menjadi nett eksporter dari otomotif. Sementara dari sektor otomotif tahun 2017 nilai investasi yang sudah diselesaikan sebesar Rp 16,5 triliun ini penting bahwa industri otomotif terus tumbuh dan menimbulkan kepercayaan terhadap investor terhadap kebijakan yang dilakukan pemerintah sehingga menambahkan lapangan kerjaan sebesar 5.000 orang.

“Tenaga kerja di sektor ini telah mencapai 1 juta orang dan yang terkait langsung dengan sektor ini sebanyak 5 juta orang. Dengan demikian otomotif menjadi salah satu sektor yang selain memberikan nilai tambah juga menyerap tenaga kerja,” tambah Airlangga.

Selanjutnya Menteri Perindustrian menjelaskan bahwa Kementerian Perindustrian tengah menyusun kebijakan untuk menyempurnakan kebijakan sebelumnya yang terkait dengan kendaraan low carbon emission, termasuk didalamnya kendaraan hybrid dan mobil listrik.

“Pemerintah akan memberikan insentif kepada low carbon vehicle dibanding mobil konvensional. Hal ini terkait dengan target Kementerian Perindustian di tahun 2025 dimana sebanyak 20% atau 400 ribu kendaraan rendah emisi dapat masuk ke pasar Indonesia. Pada akhirnya kami mengupayakan agar Euro4 diharapkan bisa tuntas sebelum pelaksanaan Asian Games 2018,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum GAIKINDO Yohanes Nangoi mengajak para peserta pameran termasuk para APM untuk menghadirkan serta memamerkan new products, product development dan new technologies sehingga masyarakat dan pelaku industri otomotif di Indonesia memiliki pemahaman yang lebih mengenai pesatnya kemajuan industri otomotif.

“Dengan memamerkan produk dan teknologi terbaru, tentunya nama Indonesia dan pameran GIIAS 2017  akan selangkah lebih maju untuk dapat disejajarkan dengan pameran otomotif internasional lainnya seperti Frankfurt Auto Show, Tokyo Motor Show, Detroit Auto Show, Geneva Motor Show. dan beberapa pameran internasional lainnya," jelasnya.

Nangoi juga menyebutkan bahwa pada gelaran GIIAS 2017 tercatat akan ada lebih dari 40 peluncuran kendaraan terbaru, diantaranya akan ada World Premiere, Asian Premiere, Indonesian Premiere serta Concept Cars launching.

Kinerja Industri Otomotif

Hingga bulan Juni 2017, industri otomotif Tanah Air memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini turut diungkapkan Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO pada pembukaan pameran GIIAS 2017.

Melalui laporan yang diumumkannya, penjualan domestik sampai dengan bulan Juni tahun 2017 mencapai 533.750 unit atau naik 0,3% terhadap tahun lalu pada periode yang sama. Proyeksi penjualan domestik pada tahun 2017 adalah sebesar 1,1 juta unit.

Nangoi melanjutkan bahwa beberapa merek juga memberikan kontribusi dengan membuka pabrik yang memiliki kapasitas produksi mencapai ratusan ribu unit dengan nilai investasi sebesar triliunan rupiah, yakni Mitsubishi Motors dan SGM Wuling.

“Selain itu fasilitas penelitian dan pengembangan (Research & Development) juga sudah terus dikembangkan, salah satu kontribusi yang diberikan pada bidang R&D ini salah satunya berasal dari PT Astra Daihatsu Motor yang telah meresmikan R&D center di Indonesia,” ungkap Nangoi.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)