Dharma Group Bidik Peluang Produksi Komponen Kendaraan Listrik

Ilustrasi baterai pada mobil listrik yang dikemas dalam komponen yang aman. (Foto: electrec.co)

PT Dharma Polimetal (Dharma Group), perusahan manufaktur pembuat komponen otomotif, memperkuat ekosistem otomotif karya anak bangsa. Perusahaan yang juga merupakan bagian dari Grup Triputra tersebut telah menjadi integrated automotive supply chain dengan produk-produk yang inovatif dan berkualitas sesuai dengan standar pabrikan kelas dunia.

Saat ini Dharma Group telah menjadi salah satu perusahaan manufaktur otomotif yang sudah memiliki teknologi tercanggih dan produk terlengkap dan sudah dipercaya untuk menjadi mitra pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia seperti Astra Honda Motor, Astra Daihatsu Motor, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Honda Prospect Motor, Toyota Astra Motor, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Suzuki Motor Indonesia, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Kawasaki Motor Indonesia, Toyo Denso Indonesia, Denso Indonesia, Chemco Harapan Nusantara, Indonesia Stanley Electric, dan lainnya.

Presiden Direktur Dharma Group, Irianto Santoso, mengatakan Dharma Group berinovasi dan menjadikan teknologi sebagai keunggulan operasionalnya serta menerapkan sistem dan prosedur yang sudah tersertifikasi sesuai dengan standar internasional. “Dharma Group telah siap dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan. Ke depan kami berharap dengan mulai pulihnya industri otomotif Indonesia tahun ini mampu membawa efek domino kepada pelaku industri bidang usaha pendukung,” yjar Irianto di Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Sebagai informasi, PT Dharma Polimetal didirikan pada 1989. Ini adalah perusahaan manufaktur yang telah berkembang menjadi sebuah perusahaan induk dari Dharma Group yang terdiri dari perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai komponen otomotif, antara lain komponen chassis dan body, wiring harness dan komponen elektronik, cable control, komponen dari plastik, exhaust system, komponen dan alat potong dengan presisi tinggi, serta alat-alat penunjang produksi seperti jig, dies, special purpose machine dan sistem otomasi dan digitalisasi untuk proses produksi. Disamping itu, Dharma juga sudah mulai masuk ke bisnis pembuatan kendaraan roda tiga dan sepeda.

Irianto menyebutkan pihaknya mencermati prospek kendaraan listrik nasional. Perseroan sudah mulai terjun ke bisnis komponen dan parts kendaraan listrik  melalui pengembangan komponen untuk produk kendaraan roda tiga dan sepeda, yaitu battery pack yang dikembangkan oleh tim riset dan pengembangan Dharma untuk mengurangi ketergantungan impor komponen.

Sebagai perwujudan moto Dharma Group, Exist to Contribute, maka perseroan berkontribusi menghadapi era digitalisasi dan mendukung program pemerintah mengenai kendaraan listrik Untuk itu, Dharma Group bersama Kementerian Perindustrian mengadakan Kompetisi PowerAce Digimodz 2021. Kegiatan ini merupakan kompetisi modifikasi digital yang bertujuan memberi kontribusi masyarakat umum dalam memberikan ide dan gagasan terhadap pelaku UMKM, melalui rancangan para desainer otomotif untuk memodifikasi kendaraan listrik.  “Dengan adanya prakarsa dari Kemenperin dan Dharma Polimetal untuk mengadakan kompetisi modifikasi semacam ini, tentunya akan memberikan dorongan positif yang kuat bagi pengembangan industri manufaktur komponen karya anak bangsa termasuk untuk komponen kendaraan listrik seperti yang telah dilakukan Dharma Group,” sebut Irianto.

www.swa.co.id

Tags:
dharma goup

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)