Dua Jagoan Scania di Segmen Bus AKAP

Scania adalah nama pendatang baru di jajaran kendaraan niaga, khususnya di segmen truk dan bus di Indonesia.  Namun, kedatangan produk otomotif asal Swedia itu tidak hanya meramaikan bisnis kendaraan niaga yang selama hanya kenal dengan nama seperti Mitsubishi, Hino atau Mercedes Benz saja, tapi juga menarik minat pengusaha bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)  untuk menjadikan Scania sebagai salah satu pilihan yang menarik.   

PT United Tractors Tbk (UT)--distributor dan APM Scania di Indonesia-- baru
saja memasarkan dua bus Scania untuk penggunaan jalur tol Trans Jawa dari
Jakarta hingga Surabaya. Dua produk andalannya tersebut  adalah  bus Scania   K360TB-4X2
dan K4lOlB-6X2.  Dua model ini bisa
dibangun dengan bodi   mulai dari Super High Deck, Ultra High Deck
dan Double Deck. Kedua model bus Scania ini masuk dalam kategori bus Executive
karena dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memberikan keamanan dan
kenyamanan berstandar tinggi.

Harijadi Mawardi, General Manager UT mengatakan,  Scania khususnya bus dengan model high deck  diminati pengusaha otobus.  Karena bagasinya  luas mampu menampung banyak penumpang. Selain itu, fitur-fitur kesalamatan dan kenyamanan yang melimpah juga menjadi pertimbangan pengusaha memilih merek ini.

Bus Scania telah dilengkapi fitur
 Electronic Braking System (EBS) dan
Anti-looked Braking System (ABS), serta Electronic Stability Program (ESP) yang
berfungsi untuk  menjaga kestabilan saat
berkendara meski di jalan yang licin. 
Bus ini juga sudah dilengkapi dengan  suspensi udara (air suspension) dan transmisi
opticruise (auto manual transmission) yang membuat Scania lebih aman dan nyaman
dipakai berkendara.

Scania K360TB-4x2 mengusung mesin 13 liter DC13
108 EURO 3, 4-stroke 6-silinder in-line, 4-katup per silinder, Turbo-charged,
Intercooler, Scania PDE injeksi,  265 kW
(360 hp) @ 1.900 r / min dan torsi 1.750 Nm @ 1.000 – 1.350 r / min. Bus ini
juga sudah dilengkapi dengan cruise control, pembatas kecepatan dan pembersih
minyak mesin sentrifugal.

Sedangkan Scania K410IB 6X2  mengunakan mesin DC13 107 K01 Euro 3 enam
silinder segaris berkapasitas 13 liter. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga
maksimum 410 HP. bus ini dilengkapi 
dengan fitur  Downhill Speed
Control yang mengontrol kecepatan bus saat melewati jalan menurun, Hill Hold
untuk membuat bus tetap aman saat dalam posisi berhenti saat berada di jalan
menanjak. Ada juga fitur Retarder, Anti-lock Braking System, Electronic Braking
System dan Automatic Slack Adjuster. "Dengan tenaga yang cukup melimpah
tersebut, bus ini cocok untuk melibas tol Trans Jawa. Mesin bertenaga penumpang
dan pengemudinya nyaman," kata Harijadi.

Selain mesin dan suspensi,
kanyamanan Bus Scania juga ditopang dengan penggunaan transmisi opticruise juga
memberikan kemudahan dan kenyamanan. Pada tipe K360TB-4X2 menggunakan 9
percepatan dengan 8 maju dan 1 mundur. Sedangkan pada K4lOlB-6X2 memiliki 12 percepatan.

Scania  K360TB-4X2  dibanderol dengan sekitar Rp1,4 miliar dan K4lOlB-6X2 Rp 1,75 miliar. Di Tanah Air K360TB-4x2, akan bersaing dengan Mercedes-Benz OH 1836 dan Hino RM 380.  Sedangkan K4101B akan bersaing dengan Volvo B11R, Mercedes Benz OC 500 RF 2542.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)