Hino Indonesia Ekspor 11 Ribu Unit Sejak 2010

Hiroo Kayaoki, Presiden Direktur Hino Moto Sales Indonesia (HMSI) (Dok. SWA)

Dalam operasional bisnis, truk dan bis seringkali menjadi investasi yang penting untuk mendukung logistik. Permintaan akan produk transportasi tersebut di luar Indonesia dapat tergambar dari total 11.195 unit kendaraan utuh oleh PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), berupa 12 tipe Dutro dengan kandungan produk dalam negeri lebih dari 50 persen.

Dari sisi volume ekspor, perseroan berhasil menggenjot kenaikan. Tahun 2017, Hino Indonesia mencapai angka 2.195 unit, naik menjadi 2.745 unit di 2018. Pada tahun berjalan 2019, saat ini sudah mencapai 2.535 unit.

Sementara itu proyeksi volume tahun 2020 adalah 4.903 unit dan 5.906 unit di 2012. Untuk meraih angka tersebut, strategi Hino Indonesia adalah dengan meningkatkan kapasitas dan melakukan ekspansi ke Afrika Barat.

Hiroo Kayaoki, Presiden Direktur Hino Moto Sales Indonesia (HMSI), mengatakan, Hino Indonesia memulai pengiriman truk Dutro ke Vietnam pada tahun 2010 dengan sistem kemudi kiri dan standar emisi gas buang Euro 2.

Berlanjut pada tahun 2012 ke Haiti (Amerika Tengah) dan Bolivia (Amerika Selatan), pada tahun 2013 ke Filipina dan Papua Nugini, hingga tahun 2017 ke Ghana, Myanmar, Laos, dan Kamboja. Hiroo mengatakan, pada akhir 2017 pihaknya mulai mengekspor kendaraan light duty truck dengan standar emisi Euro4 ke Vietnam dan Filipina.

Selain kendaraan dengan emisi Euro 4, Hino Indonesia juga memiliki Hino Dutro Hybrid yang hadir sejak 2003, yakni truk ramah lingkungan yang hemat bahan bakar. Produk ini menggunakan diesel electric hybrid system dengan kelebihan dapat menurunkan konsumsi bahan bakar, yang mana dapat menyentuh 13,6 km per liter. Sistem hybrid ini bekerja saat penurunan akselerasi, maka baterai yang akan jadi sumber energinya, sehingga penggunaan bahan bakar jadi lebih hemat.

Santiko Wardoyo, Sales and Promotion Director HMSI, pada acara GIIAS di Serpong, (18/7/2019), mengatakan, "Dutro Hybrid dan unit ekspor yang kami pajang dengan standar emisi Euro 4 menjadi bukti kesiapan kami dalam menghadpair era Euro 4 2021 nanti."

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)