Ini Strategi Isuzu Tingkatkan Pangsa Pasar di Tahun 2021

Realisasi penjualan otomotif menurut data GAIKINDO pada tahun 2020 tercatat sebesar 578.306 unit dari target 600.000 unit. Artinya, industri otomotif tahun lalu mengalami kondisi terberat dengan penurunan 44,6% dibanding tahun 2019. Namun segmen komersial untuk penjualan retail pada tahun lalu penurunannya tidak sedalam industri secara keseluruhan yaitu 37,8%. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (Isuzu) bahkan lebih kecil penurunan penjualan produk sektor komersialnya dibanding industri yakni 29,5%. Maka itu Isuzu optimistis tahun ini akan bisa meraih kinerja lebih baik.

Langkah yang dilakukan untuk mewujudkan optimisme kinerja bisnis yang lebih baik itu dilakukan Isuzu dengan meningkatkan layanan purna jual. Sebagai salah satu produsen kendaraan komersial di Indonesia Isuzu akan lebih proaktif dalam memberi pelayanan purna jual, sehingga kegiatan bisnis pelanggan korporasi khususnya di bidang logistik dan kurir tetap terus berjalan. Seperti diketahui, di masa pandemi logistik dan kurir mengalami peningkatan tajam seiring dengan kegiatan penjualan daring yang meningkat saat masyarakat lebih banyak di rumah saja.

Untuk itu Isuzu akan aktif melakukan jemput bola dalam memberi layanan service di tempat customer. Lewat cara ini, diharapkan kinerja customer tetap terjaga dan lebih efesien. Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Jap Ernando Demily di Jakarta, Rabu (10/2/2021) mengatakan, sesuai dengan tagline Isuzu, “Real Partner Real Journey”, pihaknya terus berupaya menjadi mitra strategis pelanggan untuk mendukung kegiatan bisinis mereka lebih efektif dan efisien.

“Isuzu selama ini dikenal sebagai produsen mobil diesel yang irit, bandel, dan mudah perawatannya. DNA Isuzu yang sudah terkenal sejak Isuzu Panther inilah yang kami kembangkan pada kendaraan komersial Isuzu,” lanjut Ernando.

Sementara itu, Marketing Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Attias Asril menjelaskan, upaya jemput bola servis lewat layanan Bengkel Isuzu Berjalan atau yang lebih dikenal dengan nama BIB ini akan terus ditingkatkan di tahun 2021. Sebab, dengan cara itu, konsumen tak perlu kehilangan waktu jika unit kendaraannya harus mendatangi bengkel untuk melakukan servis. Bagi pelanggan hal tersebut jelas lebih efisien dan efektif.

Sebab, kendaraan komersial, tuturnya, biasanya memiliki jadwal “jalan” sangat padat. Sehingga, terkadang mereka sulit mencari waktu untuk sekadar servis rutin. Karena itu, dengan BIB, maka teknisi Isuzu yang mendatangi konsumen untuk melakukan servis. Bahkan, di sela-sela waktu mereka menunggu antrian untuk mengisi muatan bisa dilakukan servis rutin.

“Tak hanya itu, kita juga pernah melakukan servis di jalan tol dan di tengah hutan terhadap mobil konsumen yang memang membutuhkan servis. Itulah mengapa pada tahun 2020 lalu, pelayanan BIB tumbuh 25-30%. Ternyata setelah kita proaktif mendatangi konsumen, kita mendapatkan sambutan yang sangat positif,” tandasnya. Ia menambahkan, saat ini ada sekitar 139 unit BIB yang siap melayani konsumen. 

Selain BIB, pada tahun 2021 ini, Isuzu juga akan memperkuat jaringan bengkel mitra untuk mempersempit jarak jangkauan pelayanan agar konsumen mendapatkan pelayanan lebih cepat. Saat ini terdapat 45 bengkel mitra Isuzu yang tersebar di sejumlah tempat.

Demikian pula dengan toko suku cadang Isuzu yang terus ditingkatkan. Gerai suku cadang Isuzu saat ini tercatat sebanyak 2.403 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah ini akan terus ditingkatkan. Tujuannya agar konsumen dalam menjalankan bisnis kian mudah mendapatkan suku cadang yang dibutuhkan jika mengalami kerusakan di perjalanan, terutama suku cadang fast moving. Dengan demikian, waktu tunggu bisa dipersingkat agar kegiatan bisnis mereka tidak terganggu.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang merupakan perusahaan joint venture antara PT Astra International Tbk dan Isuzu Motors Limited mendistribusikan kendaraan Isuzu kategori commercial vehicle (CV – Isuzu Traga, Isuzu Elf dan Isuzu GIGA) dan Isuzu kategori light commercial vehicle (LCV – Isuzu mu-X, Isuzu D-max). Menariknya, Isuzu Traga pada tahun lalu  berhasil mencatat kenaikan pangsa pasar menjadi 27,1% atau 6.660 unit dari 15,8% atau 6.151 unit di 2019. Artinya tumbuh sebesar 8,3%. Dengan strategi 4R (Reaction, Recession, Rebound, Reimagine), tahun ini diharapkan tercapai target pangsa pasar untuk Isuzu Elf 25%, Isuzu Giga 14% dan Isuzu Traga 35%.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)