Jurus Penggiat Otomotif Mengail Untung di Era Digital

GIIAS Talk X Blibli.com. (Foto : Gaikindo)

Tema Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang mengusung tema Future in Motion, yang diartikan sebagai sebuah gerakan pengaruh teknologi pada kendaraan listrik, otonom, dan digital, akan menampilkan transformasi teknologi dari industri otomotif melalui beragam program sepanjang penyelenggaraan pameran.

Menjelang penyelenggaraan GIIAS pada 18-28 Juli, penyelenggara mengadakan pra acara GIIAS Talk X Blibli.com bertajuk Empowering Automotive New Ideas. Acara berformat talkshow yang dilaksanakan di ICE, BSD City, Tangerang, pada Sabtu (29/6/2019), ini diharapkan menginspirasi masyarakat.

“GIIAS adalah inspirasi teknologi otomotif, dan Gaikindo ingin agar penyelenggaraan GIIAS dapat menjadi ajang yang memberikan informasi, edukasi, dan manfaat bagi masyarakat Indonesia, oleh karena itu kami harapkan program GIIAS Talk dapat memberikan inspirasi serta membangkitkan ide-ide terbaru dalam berkarya di bidang otomotif,” tutur Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

GIIAS Talk mengajak komunitas untuk lebih mengenal dunia otomotif dengan mengupas perkembangan dunia otomotif dari berbagai sudut pandang. M. Fadli, atlet Paralympic, misalnya,  yang kariernya dimulai sebagai atlet otomotif, hingga kejadian naas saat sedang dipucuk kemenangan tidak menjatuhkan semangatnya untuk terus berjuang dan mencoba cabang olah raga lain.

”Titik balik buat saya adalah saat saya memutuskan untuk meneruskan karier saya sebagai atlet, tidak menyerah dan membuka peluang lewat cabang olah raga baru yang dapat dibilang sama menantangnya dengan cabang olahraga yang saya geluti sebelumnya,” tutur Fadli.

Kecintaannya Fadli terhadap otomotif tidak hilang dan terus membuktikan diri. Ia pun terus menyemangati dan memberi motivasi untuk para penggiat otomotif harus bisa jeli melihat berbagai peluang. Peluang besar datang dari perkembangan dunia digital, yang ternyata memberikan berbagai dampak positif bagi dunia otomotif. Baik itu dari sisi media online berbasis otomotif maupun pertumbuhan komunitas otomotif online, hingga jual beli produk otomotif di platfom digital.

Menurut Hartono Sufi, Chief Marketing Officer Modifikasi.com, media berbasis komunitas memberikan ruang tersendiri untuk para anggota komunitas otomotif khususnya untuk terus berkembang. “Komunitas otomotif terus berkembang dari masa kemasa, mulai dari bentuk, tujuan, dan cara berkomunikasinya. Saat ini media online merupan wadah paling efektif bagi komunitas otomotif mencari informasi dan saling berkomunikasi,” ungkapnya.

Menurutnya dunia otomotif memiliki banyak peluang untuk menumbuhkan potensi berkarya baru. Kunci untuk terus berkembang adalah harus bisa jeli melihat perubahan yang terjadi agar bisa mengimbangi kebutuhan informasi penggiat dunia otomotif.

Platform Digital

Tidak hanya dari sisi komunitas saja, dunia digital kini bersinergi dengan industri otomotif untuk memberi konsumen otomotif pengalaman yang menyeluruh ketika mereka mencari dan membeli produk-produk otomotif, mulai dari spare parts hingga kendaraan bermotor. Lay Ridwan Gautama SVP Trade Partnership Blibli.com mengatakan Blibli.com menjadi platform yang melengkapi pengalaman pelanggan saat membeli produk otomotif.

Di Blibli.com, para pelanggan bisa memeriksa harga, membandingkan spesifikasi dan mendapatkan penawaran khusus yang akan membantu mereka dalam membuat keputusan untuk membeli. “Kini telah hadir juga teknologi 360 derajat dan virtual reality (VR) yang memungkinkan para pelanggan untuk merasakan fitur inovatif yaitu virtual test drive,” sebut Lay Ridwan.

Permintaan informasi tentang otomotif yang cepat, tepat dan akurat juga membuka banyak peluang bagi para content creator, dan menjadikannya menjadi salah satu profesi yang banyak dicari orang di era digital ini. Menurut Fitra Eri, yang dikenal masyarakat digital sebagai reviewer otomotif dengan jumlah follower fantastis ini, pekerjaan content creator menjadi salah satu pekerjaan impian bagi banyak orang karena dinilai cukup mudah, padahal pada kenyatannya untuk memenuhi keinginan para viewers tidak jarang para content creator dipaksa untuk berfikir kreatif dan out of the box.

Menurut dia, berkembangnya teknologi otomotif semakin banyak bagian yang bisa dibahas. “Jangan hanya review kendaraan dari performanya saja namun dari teknologi yang hadir dalam kendaraan itu,” paparnya. Fitra Eri mengatakan perkembangan otomotif di Indonesia sejalan dengan tema GIIAS 2019 yaitu Future in Motion. ”Kendaran mulai berkembang menuju ke fase yang lebih mengedepakan teknologi dan digital,” jelasnya.

Perkembangan industri otomotif ada dalam kecepatan penuh, dimana saat ini efek kehadirannya sudah dapat dirasakan,berbagai teknologi canggih yang dibenamkan diberbagai jenis kendaraan adalah masa depan otomotif yang dengan cepat menjadi bagian masyarakat pecinta otomotif Indonesia.

Adapun, Kukuh Kumara Sekretaris Umum Gaikindo, menyebutkan industri otomotif Indonesia memberikan dukungan penuh untuk pemerintah dalam program percepatan pengembangan kendaraan listrik. Sejumlah pelaku industri otomotif di Indonesia, telah melakukan proyek percontohan untuk kendaraan listrik. “Pertumbuhan penggunaan kendaraan berbasis EV ini sangat bergantung pada pasar Indonesia, permintaan dapat tumbuh bila penawaran kendaraan EV dapat bersaing dengan kendaraan konvensional,” ujar Kukuh.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendukung dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) atau charging station yang membutuhkan waktu juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi.

Sementara perkembangan teknologi kendaraan semakin canggih dan ramah lingkungan, termasuk teknologi bahan bakar. Indonesia juga sudah menjadi bagian dari pergerakan ini dengan rencana pemerintah mengembangkan teknologi bahan bakar minyak ramah lingkungan (green fuel), bahan bakar yang berasal dari sumber daya alam nabati, yakni sawit, dari sisi bahan baku penggunaan bio fuel tersebut sangat memungkinkan, karena beberapa daerah di tanah air merupakan penghasil sawit terbesar di dunia. “Pengembangan green fuel ini disambut baik oleh GAIKINDO. Pasalnya, ketersediaan beragam sumber green fuel di Indonesia, dan dari sisi spesifikasi mesin tidak perlu perubahan yang signifikan.” jelas Kukuh.

Peserta GIIAS di edisi ke-27 tahun ini akan menampilkan total 20 merek kendaraan penumpang, yakni Audi, BMW, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, JEEP, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota, VW, Wuling. Serta 10 merek kendaraan komersial dan karoseri, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, UD Trucks, dari karoseri akan hadir Adi Putro, Laksana, dan Tentrem. 11 merek sepeda motor juga akan hadir mulai dari Benelli, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, KTM, Nozomi, Piaggio, Suzuki, Vespa, dan Viar. Sementara dari industri pendukung, lebih dari 300 merek telah mencatatkan komitmennya untuk mengikuti acara tahunan tersebut.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)