Pengemudi Abdi Yasa Teladan 2019 Kunjungi Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang

Grup Daimler Commercial Vehicles di Indonesia (DCVI), menerima kunjungan 35 pengemudi terpilih yang tengah berkompetisi dalam ajang pemilihan Abdi Yasa Teladan 2019 oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Tujuan program ini adalah  meningkatkan kemampuan dan pemahaman para pengemudi kendaraan niaga terhadap pengoperasian yang aman dan berkualitas. Dalam kunjungan tersebut, berbagai aktivitas digelar di pabrik Wanaherang seperti melihat proses perakitan berstandar Jerman kendaraan niaga Mercedes- Benz, mengunjungi area test end-of-line di mana proses pengontrolan kualitas produk- produknya Mercedes-Benz dilakukan serta menerima pemaparan terkait kendaraan-kendaraan niaga Mercedes-Benz.

Jung Woo Park, Presiden Direktur DCVI, mengatakan, pihaknya merasa terhormat bisa menerima kunjungan para pelopor mengemudi yang aman dan optimal. Terkait fakta terlibatnya kendaraan niaga dalam beberapa kecelakaan fatal yang terjadi baru-baru ini, Jung Woo Park menekankan pentingnya melengkapi para pengemudi dengan kapasitas dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

“Mercedes-Benz aktif dalam mempromosikan keselamatan. Kami fokus pada hasil maksimal dalam membekali para pengemudi dengan pengetahuan terkait keselamatan termasuk memberikan pelatihan praktek yang dibutuhkan, serta terus meningkatkan sistem keselamatan di semua truk dan bus Mercedes-Benz,” katanya.

Dalam kunjungan ke pabrik perakitan Mercedes-Benz, para pengemudi
diberikan kesempatan untuk menyaksikan seluruh proses perakitan bus dan truk Mercedes-Benz termasuk melihat proses pemasangan dan pengontrolan kualitas sistem keamanan berstandar Mercedes-Benz. Dengan menyaksikan seluruh proses perakitan ini serta adanya interaksi dengan para pakar
profesional Mercedes-Benz, para pengemudi diharapkan memiliki pemahaman
mendalam mengenai pengoperasiaan yang aman dan berkesinambungan.

Menurut Kementerian Perhubungan, kecelakaan maut yang terjadi belakangan ini, terjadi akibat pengoperasian yang tidak aman seperti muatan yang berlebihan baik secara volum maupun dimensi, yang mengindikasikan kurangnya pemahaman terhadap regulasi, resiko
dan batasan yang ditentukan bagi kendaraan.

Erlina Indriasari, Kasi Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek,Kementerian Perhubungan, menjelaskan, Kementerian Perhubungan terus mempromosikan pengoperasian yang aman dan melakukan berbagai cara untuk menjadikan jalan raya Indonesia bebas kecelakaan. Selain mendorong implementasi peraturan terkait keselamatan mengemudi, pihaknya juga merancang program yang membantu para pengendara dalam menjalankan tugas mereka.

Sepanjang proses pemilihan Abdi Yasa Teladan 2019, beragam aktivitas terkait dilaksanakan, termasuk kunjungan pabrik kendaraan niaga. “Pemahaman mendalam akan teknis mendasar kendaraan sangat penting bagi para pengemudi. Kami harapkan dengan selesainya kegiatan program ini, Indonesia akan memiliki 35 influencer baru yang akan menularkan ilmu dan virus positif tentang mengemudi yang aman dan berkualitas,” tambah Erlina.

Pabrik perakitan Mercedes-Benz di Wanaherang telah beroperasi sejak 1978. Saat ini, pabrik perakitan ini telah berkembangan menjadi tempat perakitan kendaraan niaga Mercedes-Benz guna mengakomodir tingginya permintaan terhadap produk niaga Mercedes-Benz. Mercedes- Benz Axor 2528 C serta sasis bus Mercedes-Benz OH 1526 dan OH 1626 adalah beberapa model yang telah dirakit lokal di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)