Tambah Diler Perluas Jaringan Penjualan Kendaraan Niaga

Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), mengatakan, pihaknya bakal menambah jaringan penjualan dan pelayanan sebanyak 10 diler dalam satu tahun ke depan.

Nilai investasi yang dianggarkan untuk pembangunan diler Tata Motors ini sekitar Rp 2-3 miliar/unit. “Saat ini, jumlah diler kami 20 unit. Nantinya, rencana penambahan diler ini akan menambah jumlah diler Tata Motors sebanyak 30 unit,” ucap Biswadev di sela-sela peluncuran Tata Prima LX 2528.K di Gaikindo Indonesia International Auto Show di ICE BSD, Serpong, Kamis (10/08/2017).

Lokasi diler yang direncanakan TMDI itu Kalimantan dan Sumatera. “Kami mencoba melakukan penetrasi pasar di Kalimantan. Di daerah ini kami belum memiliki jaringan diler,” Biswadev menambahkan. ATPM lainnya, PT Gaya Makmur Mobil, ingin menambah 2 diler di Semarang dan Sulawesi Selatan dalam satu tahun ke depan. Gaya Makmur Mobil merupakan ATPM truk FAW yang memiliki 26 varian produk untuk berbagai segmen, semisal logistik, pertambangan, minyak dan gas, perkebunan serta konstruksi.Menurut Robert Lie, jumlah diler FAW di saat ini mencapai 9 diler. Lokasinya tersebar di Surabaya, Jakarta, Jambi, Balikpapan, Banjarmasin, atau Palembang. “Nilai investasi pembangunan diler itu bervariasi,” ucap Robert. Gaya Makmur Mobil optimistis pemulihan ekonomi, harga komoditas dan pembangunan infrastruktur akan menunjang penjualan truk FAW.

Pendapat senada diungkapkan Biswadev. “Seiring semakin membaiknya harga komoditas serta meningkatnya proyek infrastruktur, ini merupakan saat yang tepat untuk kami memperkenalkan truk Tata Prima LX 2528.K,” ujar Biswadev. Guna menyongsong peluang dan pasar kendaraan niaga, TMDI merilis Tata Prima LX 2528.K di kelas heavy duty truck. Taget penjualan yang dibidik TMDI sebanyak 50-100 unit/bulan.

Pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur direspons ATPM dengan meluncurkan kendaraan niaga. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors merilis Mitsubishi Colt Diesel varian FE 74 Long. “Target penjualannya 150 hingga 200 unit per bulan selama empat bulan ke depan,” Duljatmono, Marketing Director Sales & Marketing Division Krama Yudha Tiga Berlian Motors. “Pasar kendaraan niaga di semester II masih kuat karena didorong pembangunan infrastruktur. Kami berharap realisasi belanja pemerintah di semester ini semakin gencar,” urai Duljatmono. (*)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)