Tips Mudah Perawatan Transmisi Manual dan Otomatis

Ada 2 opsi transmisi yang bisa dipilih ketika membeli mobil baru Toyota, yakni manual dan otomatis atau biasa disebut matik. Masing-masing jenis transmisi memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk cara merawatnya supaya dapat bekerja optimal dalam membantu mobilitas pelanggan.

Transmisi manual lebih dahulu digunakan karena mekanisme kerjanya tidak rumit. Seiring waktu, transmisi matik mulai dimanfaatkan karena meniadakan pedal kopling sehingga membuat pengguna mobil merasa lebih nyaman karena tidak perlu menggunakan pedal kopling ketika berkendara, terlebih disaat kondisi macet. Namun demikian, transmisi manual lebih andal di rute tol atau antar kota yang bebas macet karena sanggup menyalurkan tenaga lebih cepat.

Perawatan yang wajib bagi kopling manual ialah  hindari kebiasaan buruk seperti tidak menekan pedal kopling secara benar saat perpindahan gigi atau kasar saat melepas dan menekan. Hindari pula kebiasaan menahan setengah kopling saat di tanjakan karena akan mempercepat keausan pada kampas kopling. Jangan meletakkan kaki di pedal kopling saat mobil berjalan karena akan mempercepat keausan kopling. Selain itu kualitas  oli transmisi manual  harus dijaga untuk melindungi gigi transmisi, memudahkan perpindahan gigi, dan menambah panjang usia pakai transmisi..

Transmisi otomatis memanfaatkan tekanan oli dan Torque Converter  untuk menggerakkan perpindahan gigi. Torque Converter  menggantikan kopling mekanis dan seluruh komponen yang berada di dalam transmisi terendam oli. Artinya, pelumas memegang peran penting dalam menjaga performa transmisi matik.

Pelumas untuk transmisi matik  atau Automatic Transmission Fluid (ATF) memiliki tugas sebagai pelumas seluruh komponen bergerak, baik di dalam torque converter maupun rumah transmisi. Selain itu, ATF juga harus menyalurkan tenaga hidrolis bertekanan tinggi untuk mengoperasikan kopling dalam rangka menyalurkan daya mesin dan melakukan perpindahan gigi.

Ada beberapa tipe ATF di mobil Toyota sesuai dengan teknologi yang diaplikasikan. Mulai dari Dexron II sampai IV, T-IV, WS, dan CVT, memiliki spesifikasi yang berbeda terkait kekentalan fluida dan performa lain seperti kemampuan menyerap panas dan melindungi komponen dari gaya gesek. Penggunaan ATF yang salah akan mempengaruhi performa transmisi matik.

Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, mengatakan bahwa pelanggan tidak perlu repot-repot jika harus merawat transmisi kendaraannya.  “Tidak perlu repot mengerjakan sendiri cukup serahkan pada petugas THS – Auto2000 Home Service untuk perawatan transmisi dan penggantian olinya di rumah," jelas dia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)