Dari Menganggur Hingga Miliki Kekayaan Rp11 Triliun

Bagi sebagian besar penduduk dunia, sosok Harry Potter bukan lagi sosok asing. Sosok yang berawal dari novel tersebut akhirnya masuk dunia film. Baik novel maupun film, Harry Potter merupakan produk laris.

Adalah Joanne Rowling (JK Rowling) yang melahirkan sosok Harry Potter. Wanita kelahiran 31 Juli 1965 itu punya kisah perjalanan hidup yang luar bisa. Semua berawa kegagalan pernikahannya pada 1993.

Joanne Rowling (JK Rowling) - Source: smart-money.co

Joanne Rowling (JK Rowling) – Source: smart-money.co

Status pengangguran dan harus mengasuh satu anak tentu tidaklah mudah. Rowling yang saat itu tergolong miskin pun mengandalkan bantuan sosial dari pemerintah Inggris.

Tak heran bila sulitnya kondisi membuat Rowling mengalami depresi berat. Di tengah hidupnya yang sulit, satu-satunya hal yang bisa dilakukan wanita ini adalah menulis.

Bermodal mesin tik tua dan alat seadanya, Rowling berkarya lewat tulisan. Bahkan, untuk menggandakan tulisannya, Rowling harus susah payah mengetik ulang semua tulisannya.

Lebih menyakitkan lagi, sebanyak 12 penerbit menolak buku pertama yang susah payah ia buat. Meski demikian, penolakan tersebut tak membuat Rowling patah arang.

Terus berusaha dan sabar, akhirnya pada 1995 agensi Christopher Little mau menerbitkan buku pertamanya, Harry Potter dan Batu Bertuah. Buku ini mengisahkan seorang anak yang datang ke sekolah sihir.

Rowling mendapat ide Harry Potter ketika melakukan perjalanan dengan kereta yang telat selama empat jam pada 1990. Ternyata banyak yang menyukai buku pertama ini.

Sebanyak 450 juta buku yang dicetak dalam beberapa bahasa itu akhirnya terjual. Kisah Harry Potter sendiri terbagi dalam tujuh buku dan semuanya masuk layar perak.

Selain menjadi seorang penulis andal, Rowling juga pandai mengelola keuangannya. Kekayaan Rowling sendiri berasal dari investasi, penjualan produk Harry Potter, penjualan video, film dan buku.

Jadi, jangan heran bila kekayaan Rowling dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan signifikan. Pada 1996, kekayaan Rowling baru mencapai Rp219,5 miliar dan kini sudah mencapai Rp11 triliun.

Sebesar 10% kekayaan Rowling berasal dari investasi yang ia lakukan mencapai Rp3 triliun. Sedangkan dari penjualan produk, Rowling mendapat Rp5 triliun (16%). Dari video mencapai Rp3,5 triliun (12%) dan dari film mencapai Rp7 triliun (23%).

Terakhir dan paling besar adalah dari buku, mencapai Rp11 triliun (39%). Bila dijumlahkan, maka sebenarnya kekayaan Rowling mencapai Rp29 triliun. Namun, Rowling masih harus membayar pajak dan kebutuhan lain serta donasi untuk amal.

Kebutuhan tersebut setidaknya memakan Rp18 triliun dari kekayaan Rowling. Jadi, kekayaan bersih Rowling mencapai Rp11 triliun. Menariknya, total kekayaan bersih ini bahkan lebih besar dari Ratu Elizabeth sejak 2013.

“Pengalaman berada di posisi terbawah menjadi dasar yang kuat saya membangun kembali kehidupan saya,” kata Rowling.

Source: smart-money.co

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Tek Po
Tek Po, Merajut Asa Lewat Bisnis Pariwisata (Bagian-1)

Tek Po sering membantu banyak orang dalam menjalankan usaha. Hal ini dilakukan agar orang lain bisa mendapatkan kesuksesan, sama seperti...

Close