Generasi Ketiga, Generasi Inovatif? (Bagian 2)

Di usia yang masih terbilang muda, ketiga pemimpin yang merupakan generasi ketiga di Tan Textile ini punya ide segar dalam melakukan diversifikasi bisnis. Hendry akhirnya masuk bisnis makanan dan minuman (F&B) dengan bendera Beer Brother yang berada di kawasan Kemang.

Beer Brother

Beer Brother

“Yang namanya bisnis harus terus ekspansi. Setelah masuk bisnis kimia untuk pertambangan, kini kita masuk bisnis makanan dan minuman. Masuk ke bisnis F&B pun karena tercebur dan kita belum ada pengalaman,” kata Hendry.

Hendry mengakui, masuk ke bisnis F&B bukan perkara mudah. Mulai dari konsep bisnis, pemilihan jenis makanan dan minuman yang akan disajikan, pemilihan interior, penentuan target pasar hingga lokasi berbisnis (Kemang) harus ia perhitungkan masak-masak. Seiring waktu berjalan, Hendry semakin memahami seluk beluk di bisnis ini, dan seperti diakuinya, bisnis barunya ini berjalan lancar.

Melihat hal ini, Hendry akhirnya memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis F&B. Bila Beer Brother menjual makanan Italia, Hendry akan membangun resto dengan konsep Indonesian Food yang bertempat di kawasan Jakarta Selatan.

“Bisnis F&B bisa berjalan lancar berkat jaringan saya. Jadi, semuanya berjalan dengan sendirinya. Dengan memiliki resto sendiri, saya punya tempat sendiri untuk rapat dengan klien,” katanya.

Setelah melakukan diversifikasi di bisnis F&B, Hendry mengaku mulai menjajaki bisnis pariwisata. “Meski masih rencana, namun kami ingin masuk ke bisnis ini,” pungkas Hendry.

Source : smart-money.co

 


Baca juga:

Generasi Ketiga, Generasi Inovatif? (Bagian 1)

 


 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + twenty =