Hari ke-2 IKF : Menjadi Pemimpin Inovasi di Setiap Bidang

Tak kalah seru dibandingkan hari pertama, sejumlah figur penting Tanah Air hadir pada hari kedua IKF 2015, Kamis (8/10). Di antaranya Faisal Basri, A. Prasetyantoko (Ekonom), Andreas Diantoro (CEO Microsoft Indonesia), Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), Franciscus Welirang (Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kadin), Yenny Wahid (Direktur Wahid Institute), Erik Meijer (Strategic Brand Advisor Ooredoo Group), dan Basuki Tjahaja Purnama (Gubernur DKI Jakarta).

Basuki Tjahaja Purnama - Indonesia Knowledge Forum IV 2015

Basuki Tjahaja Purnama – Indonesia Knowledge Forum IV 2015

Setiap tokoh membawakan materi dengan tema sesuai dengan ranahnya masing-masing, yang dapat dibagi ke dalam bidang Economy, Marketing, Creativity & Innovation, Human Capital & Leadership. Contohnya Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, yang masuk ke dalam ranah HC & Leadership. Profesor bidang agrikultur ini berhasil menggerakkan perekonomian dan potensi Kabupaten Bantaeng menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi dan kesehatan yang cukup fantastis.

Saya yakin tidak semua orang tahu Bantaeng di mana. Kabupaten tertua di Sulawesi Selatan ini dulu pernah termasuk dalam 199 daerah tertinggal di Indonesia. Dan sekarang Bantaeng jadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi,” ujar Nurdin seraya tersenyum. Jebolan Kyushu University ini menyiasati APBD yang tak seberapa besar dengan menggalang berbagai kerja sama dari dalam dan luar negeri. Hasilnya, ia berhasil melakukan berbagai perbaikan mulai dari infrastruktur, kesehatan, hingga taraf ekonomi masyarakat.

Di ranah Marketing, Erik Meijer menjadi salah satu pematerinya. Pria asal Belanda yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini kini bernaung di Ooredoo Group, setelah sebelumnya memegang posisi strategis di banyak korporasi mulai dari Telkomsel, Bakrie Telecom, Indosat, hingga Garuda Indonesia. Membawakan tema “The Impact of BYOD on the Marketing Strategy”, Erik memaparkan sejumlah perkembangan teknologi informasi yang akan meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi dalam bisnis.

Erik Meijer - Indonesia Knowledge Forum IV 2015

Erik Meijer – Indonesia Knowledge Forum IV 2015

Banyak tren teknologi di Indonesia yang harus menjadi perhatian kita. Penetrasi smartphone yang tinggi, teknologi 4G yang memungkinkan berbagai layanan baru, e-commerce yang terus berkembang, serta social media kita yang merupakan salah satu yang teraktif di dunia. BYOD atau Bring Your Own Device juga akan membawa perubahan besar, di mana karyawan dan pelajar dibolehkan untuk membawa mobile device milik mereka sendiri ke tempat mereka bekerja dan belajar,” ujarnya.

IKF 2015 ditutup dengan talkshow inspiratif dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Para pengunjung IKF dengan antusias mendengarkan paparan proses Ahok membenahi DKI Jakarta dengan terobosannya, sembari sesekali tergelak karena berbagai pernyataan Ahok yang menggelitik. Antara lain, Ahok mengaku pernah ditegur pendeta. Ia diminta meredam emosi dan tidak terlalu konfrontatif dengan pihak lain.

Pendeta bilang ke saya, ‘Ingat Hok, kata orang Tionghoa musuh satu lebih banyak daripada seribu teman’. Saya jawab, musuh saya sudah seribu. Kalau tambah satu apa bedanya lah,” ujarnya. Ahok mengakui, sikap kerasnya dalam menerapkan berbagai terobosan kerap membuat sebagian orang kesal. Namun, ia selalu yakin dalam setiap keputusan yang diambilnya. “Setiap keputusan yang akan saya ambil, saya selalu yakin 100 persen. Walaupun saya juga mempersiapkan kalau tidak ini, apa alternatif solusinya,” imbuh Ahok.

Ahok selalu berpatokan pada riset terpadu. Ia mencoba untuk mengetahui apa sebenarnya yang dibutuhkan dan diinginkan warga Jakarta untuk hidup. Ada indeks terukur yang mendasari semua kebijakannya. Selain itu, meskipun sudah menjadi orang nomor satu di Jakarta, Ahok tidak malu untuk belajar dari anak buahnya. Bahkan, Ahok meminta anak buahnya untuk menegurnya jika ia berbuat salah.

Hal inilah yang menjadikannya sebagian sebagai sosok pemimpin generasi baru yang dicirikan dengan keberaniannya mengambil kebijakan dan kemauan turun tangan memastikan setiap proyek berjalan sebagaimana mestinya. Hasilnya, sejumlah inovasi mulai dari sistem transportasi, tata kota, sistem pemberian santunan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan telah dilakukannya. Dari tokoh-tokoh inspiratif inilah, siapa pun dapat berkaca untuk menjadi pemimpin inovasi di ranahnya masing-masing.

BCA Senantiasa di Sisi Anda.


 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 1 =