Konsisten Menjaga Restoran Garuda Tetap Mengangkasa

Bagi masyarakat Kota Medan, nama Restoran Garuda telah masyhur sebagai rumah makan yang menyajikan hidangan bercita rasa tinggi. Bisa dikatakan, Restoran Garuda merupakan trendsetter di Ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut dalam hal kuliner. Kini, Restoran Garuda telah memiliki 16 cabang di beberapa kota seperti Medan, Bandar Lampung, Jakarta, dan Singapura serta menjadi sumber rezeki bagi 1.000 orang karyawannya.

Restoran Garuda - Sumber: RestoranGaruda.com

Restoran Garuda – Sumber: RestoranGaruda.com

Sebagai generasi kedua yang melanjutkan usaha peninggalan ayahnya ini, Desy Wahyuni bersama abangnya bahu membahu menjalankan Restoran Garuda. Merupakan tantangan besar untuk menjaga citra dan nama baik dari rumah makan yang telah berdiri selama hampir 40 tahun. “Restoran Garuda ini didirikan Papa pada bulan Oktober 1976. Dulu Papa merantau dari Bukittinggi ke Medan, untuk memulai usahanya. Awalnya di Pusat Pasar Medan berdagang kain. Beberapa kali mengalami musibah kebakaran, membuat Papa berpikir untuk beralih profesi,” ujar Desy.

Nama Garuda tercetus ketika sang ayah, H. Bakhtar hendak memutuskan terjun ke bisnis kuliner. “Nama Garuda simple dan gampang diingat, kenapa restorannya tidak dinamakan Garuda saja. Papa tidak memiliki basic memasak, namun ia optimistis membangun usaha ini dan belajar dari sanak saudara. Papa menunjuk orang yang dapat dipercaya untuk menangani urusan dapur, sementara ia menjadi konseptornya,” tambahnya.

Ciri khas Restoran Garuda adalah memadukan dua suku dalam makanan, yakni cita rasa Minang Melayu. “Karena Papa asli dari Padang, sedangkan Melayu-nya karena usaha ini didirikan di Medan yang dikenal sebagai tanah Melayu,” jelas Desy. Di samping itu, Restoran Garuda selalu mengutamakan kualitas mulai dari bahan bakunya, sehingga rasa masakannya tidak berubah sejak dahulu. Keluarga selalu menjaga resep turun temurun dan mampu mempertahankan mutu di seluruh cabang. Hal inilah yang diyakini ibu dari tiga orang anak ini sebagai kunci kesuksesan Restoran Garuda.

Diakui Desy, semua pencapaian Restoran Garuda saat ini tidak diraih dengan singkat. Pada tahun-tahun awal, usaha ini harus “buka tutup lubang” untuk bisa beroperasi. Desy mengenang, uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari pun, kadang harus berubah fungsi menjadi modal usaha. “Papa pernah bilang, kita bukan dari orang yang hidupnya langsung enak. Kita memulai usaha ini dari lubang tutup lubang. Hingga akhirnya Papa meninggal, Alhamdulilah tidak ada utang. Karena fokus dan serius, kita bisa mulai memiliki aset sendiri dan tidak menyewa lagi. Saat ini hampir semua cabang milik sendiri,” katanya.

Sepeninggal H. Bakhtar awal tahun 1980-an, restoran yang terkenal dengan rendangnya ini dikelola oleh anak sulungnya. Perlahan namun pasti, Restoran Garuda mulai berkembang, dari yang awalnya menyewa tempat, hingga memiliki tempat sendiri. Dari yang mulanya berada di belakang gedung, kini semua cabangnya berada di pinggir jalan raya. Dan menu yang sebelumnya berjumlah 20-an, kini telah berkembang menjadi 30-an menu. Bahkan, Restoran Garuda telah memiliki anak perusahaan yang bergerak di ranah yang sama, yaitu Restoran Berjaya.

Selain mempertahankan tradisi, berbagai inovasi pun dilakukan Restoran Garuda untuk senantiasa mampu mengikuti keinginan pelanggan yang dinamis. Sebut saja berpromosi melalui internet, bekerja sama dengan penyelenggara jasa travel, melayani pesan antar, dan meningkatkan keramahan pelayanan. Pihak restoran juga menyediakan ruangan yang cukup besar untuk dapat dimanfaatkan para pelanggan sebagai tempat rapat dan pertemuan.

Sejak Restoran Garuda dikelola oleh generasi kedua, keluarga Bakhtar semakin intens mengandeng BCA untuk layanan perbankannya. Tidak hanya untuk keperluan penyimpanan dana, tetapi juga memanfaatkan berbagai fasilitas yang bisa membuat usahanya semakin berkembang. Salah satunya menggunakan EDC BCA untuk kemudahan transaksi di seluruh cabangnya, serta menggunakan KlikBCA Bisnis yang mudah dan praktis untuk berbagai transaksi bisnis.

Desy menjelaskan, sejak berdiri di tahun 1976 hingga memiliki cabang, BCA juga sudah berperan dalam memberikan permodalan bagi Restoran Garuda. Dengan kata lain, sudah lebih dari 30 tahun pihaknya menjadi nasabah BCA. “BCA itu ada di mana pun dan pelayanannya tidak diragukan lagi. Hampir semua fasilitas dari BCA sudah kami gunakan seperti m-BCA, KlikBCA, dan lain-lain. Kemudahan yang diberikan BCA itu membuat kami setia menjadi nasabah hingga generasi kedua ini,” ujarnya seraya tersenyum.

BCA Senantiasa di Sisi Anda

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =