Rumah Kian Tak Terbeli Generasi Muda (Bagian 2)

Artinya, dengan penghasilan Rp 12 juta per bulan itu, generasi muda tak lagi mampu membeli rumah yang sebenarnya terjangkau oleh mereka saat ini.

“Pasalnya, saat harga rumah mencapai Rp 750 juta, cicilan yang harus dibayarkan adalah Rp 5,6 juta per bulan. Padahal kemampuan mencicil mereka hanya 30% dari pendapatan, yakni Rp 3,6 juta per bulan,” ungkap Untung.

Source: smart-money.co

Source: smart-money.co

Berdasarkan fakta tersebut, maka pada 2021 mendatang, generasi muda dikhawatirkan tak bisa membeli rumah. “Ini menjadi alarm serius bagi pemerintah,” kata Untung.

CEO Karir.com Dino Martin menambahkan, ada banyak fakta menarik terungkap dari hasil riset gabungan tersebut. Dari 8.510 responden yang merupakan profesional, hanya 1.446 responden saja yang mampu membeli rumah di Jakarta.

“Batas atas pendapatan merupakan pendapatan profesional yang bekerja di sektor pertambangan minyak dan gas yang mencapai Rp 12.099.000 per bulan, dan batas bawah ada di sektor pendidikan dengan pendapatan Rp 3.840.000 per bulan,” ungkap Dino.

Artinya, Dino bilang, hanya 17% dari generasi muda Jakarta yang mampu membeli dan punya rumah. Itu pun dengan harga rumah paling murah, yakni Rp 300 juta. Hasil riset ini sekaligus mewakili bahwa pengelolaan keuangan sudah seharusnya menjadi prioritas, dan diperhatikan lebih serius.

“Harus tahu kapan menabung, kapan memenuhi kebutuhan gaya hidup, dan lainnya,” pungkas Dino.

Source: smart-money.co


Baca juga:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Selamat! Anda Penerima hadiah "Best Moment 2016" Photo Contest!
Selamat! Anda Penerima hadiah “Best Moment 2016” Photo Contest !

Terima kasih atas partisipasi Anda dalam mengikuti kontes foto bertajuk " Best Moment 2016". Saatnya untuk mengetahui siapa yang berhasil...

Close