Alleira Batik Perkuat Posisi di Amerika dan Eropa

Indonesia kaya akan motif batik. Budaya asli Indonesia ini telah mendunia bersama Alleira Batik. Mereka telah memiliki 11 gerai butik di Jakarta dan 1 butik di Medan. Produk batik kebanggaan negeri ini juga hadir di beberapa pusat perbelanjaan ternama di Indonesia seperti Metro, Sogo, Centro Parkson, dan Galeries Lafayette. “(Produk Alleira Batik) juga terdapat di SOHO, New York, Amerika,” kata Lisa Mihardja, CEO Alleira Batik.

Alleira Batik hadir sejak 2005 dengan visi mengangkat batik menjadi bagian dari budaya dunia. Misi mereka adalah membuat produk batik sebagai fesyen internasional dengan desain dan bahan berkualitas tinggi. Dengan batik, baik pria maupun wanita masa kini pun bisa tampil modis. Pemilihan bahan menjadi perhatian utama untuk memberikan kenyamanan bagi semua fashionista.

“Masing-masing pakaian yang tersedia dengan mudah dikombinasikan dengan satu sama lain untuk membantu menyederhanakan semua pecinta batik,” katanya.

Alleira Batik terinspirasi dari kesuksesan brand Burberry dari London mengembangkan motif “tartan” yang merupakan motif tradisional untuk diaplikasikan ke dalam produk lifestyle dan diterima masyarakat di seluruh dunia. Merek asli Indonesia itu juga ingin mengikuti jejak Shanghai Tang yang berhasil mengenalkan cheongsam ke pentas internasional.

“Dengan konsep yang sama, kami ingin batik juga menjadi elemen fesyen yang mendunia. Batik tidak hanya sebatas kain/pakaian, melainkan sebuah karya seni asli Indonesia. Tapi, ini jelas tidak mudah,” katanya.

Lisa Mihardja, CEO Alleira Batik Lisa Mihardja, CEO Alleira Batik

Saat awal berdiri, Alleira Batik kesulitan menembus mal-mal besar yang biasanya didominasi oleh merek dari luar negeri. Itu disebabkan masyarakat tidak menganggap batik sebagai produk yang pantas untuk berada di mal-mal besar. Situasi menjadi berbeda saat Alleira mulai disukai beberapa tokoh masyarakat. Dengan memakai Alleira Batik, mereka merasa pakaian tradisional juga bisa terlihat modern dan tetap fashionable.

“Itu adalah pengalaman tersendiri yang unik bagi mereka. Dari situ, kami mulai dikenal. Bisnis Alleira pun mulai berkembang. Produk kami juga disambut positif di banyak negara tetangga. Sekarang, kami menjadi luxury brand di Indonesia. Butik kami disejajarkan dengan brand internasional di mal,” kata dia.

Untuk memperkuat merek, Alleira Batik akan memperluas produk ke asesoris dan perlengkapan murah. Harapannya, motif batik yang kaya ini bisa menjadi pakaian sehari-hari masyarakat. Perseroan juga akan terus memperluas jangkauan pasar di Asia dan Eropa lewat partisipasi dalam sebuah butik multibrand. Shawl batik mereka pun mulai memasuki pasar Amerika.

“Kami juga tengah mengembangkan e-commerce untuk memperluat pasar di dalam maupun luar negeri. Alleira jelas punya ciri khas yakni membawa budaya Indonesia dengan banyak nilai keluhuran di dalamnya, menjadikan batik lain daripada yang lain,” katanya. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Berikut ini sederet penghargaan yang diraih Alleira:
2008 : Penghargaan dari Kemenpar atas peran aktif mensukseskan Visit Indonesia
2009 : Anugerah Produk Asli Indonesia penghargaan dari Bisnis Indonesia
2010 : Most Promosing Entrepreneur Award penghargaan dari APEA 2011
2011 : Rekor Muri sebagai Brand Batik Pertama di Dunia yang meraih Sertifikat ISO 9001:2008
2011 : Rekor Bisnis Indonesia sebagai Perusahaan Batik degan Design Kontemporer yang Pertama di Indonesia
2011: Penghargaan dari Marketing Award yang memenangkan 3 kategori
2012 : Perusahaan Swasta Bidang : Produsen Batik Modern dari Anugerah Perempuan Indonesia 2012 : Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women
2013 : ASEAN Business Award “Most Admired ASEAN Enterprise for the category of Innovation SME”
2014: McMillan Global award, Malaysia.
2016: Ernst & Young EWW Asia Pacific award.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)