Jet Express Bidik Pendapatan Naik 40%

Bisnis online shop dan e-commerce masih akan tumbuh pesat pada tahun ini. Tak heran, Jet Express berani memasang target pendapatan naik hingga lebih dari 40%. Keyakinan ini juga seiring semakin luasnya jaringan pengiriman dan dengan didukung kemajuan teknologi. Sepanjang 2016, Jet Express mampu tumbuh pesat meskipun kondisi ekonomi belum terlalu kondusif. Pendapatan rata-rata naik lebih dari 25% setiap bulannya.

"Kami bisa menambah 12 cabang Jet Express di tahun lalu serta pembukaan outlet di lebih dari 300 lokasi. Upaya yang kami lakukan adalah lebih mendengarkan keinginan konsumen serta terus berusaha untuk meningkatkan layanan kami," kata Peter D. Chandra, CEO Jet Express.

Peter D. Chandra, CEO JET express Peter D. Chandra, CEO JET express

Menurut dia, situasi ekonomi yang lebih kondusif akan memacu perkembangan industri e-commerce. Selanjutnya, bisnis jasa pengiriman pun akan terangkat. Peluang ini harus dimanfaatkan pelaku bisnis dengan meluncurkan layanan unggulan demi memanjakan pelanggan. Kesibukan dan mobilitas tinggi kaum urban menuntut gaya hidup yang serba cepat.

"Ini menjadi tantangan tersendiri untuk kami karena harus tetap menjaga performa layanan sekaligus memenuhi tuntutan gaya hidup masyarakat walaupun volume pengiriman terus meningkat," kata dia.

Dia menjelaskan, Jet Express siap mendukung pebisnis dengan menambah jangkauan pengiriman dan fitur-fitur yang berbasis teknologi. Ini akan melengkapi layanan yang dirilis tahun 2016, seperti notifikasi SMS, Cash on Delivery (COD) serta personal dashboard yang dapat diakses melalui www.jet.id. Tahun ini, perseroan siap melakukan enhancement pada dashboard jet.id, serta sistem API yang dapat mendukung kebutuhan e-commerce.

"Tapi, maaf nilai investasinya tidak bisa kami sebutkan," kata dia. (Reportase: Aulia Dhetira)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)