Kiat Bodrex Perkuat Brand sebagai Pereda Sakit Kepala

Telah menjadi obat pereda sakit kepala sejak tahun 1970, Bodrex berhasil meredakan sakit kepala sebagian besar masyarakat Indonesia. Merek obat ini telah menciptakan varian baru seiring perkembangan zaman yang dilaluinya. Tahun 2003, Bodrex hadir dengan Bodrex Migran yang ditujukan bagi penderita sakit kepala migrain. Disusul Bodrex Extra yang diluncurkan 2008 untuk pasar yang membutuhkan penanganan sakit lebih komplek. Kini telah hadir varian kategori hybrid melalui Bodrex Flu & Batuk.

General Manager Adult Analgesic and Cold Remedies PT Tempo Scan Pacific, Dedy Angkakusuman. (kanan)

Formula yang terkandung pada Bodrex yaitu kombinasi Paracetamol dan Caffein sebagai pereda sakit diklaim  bekerja sangar efektif mengatasi sakit kepala. Ini menjadi keunggulan Bodrex, untuk dapat dikonsumsi kapan saja, sebelum makan serta tidak menyebabkan kantuk. Kompetisi pasar yang ada, memberikan persaingan bagi Bodrex untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas. “Berusaha merebut hati masyarakat dan dekat dengan konsumen secara online melalui kanal digital, kita senantiasa lakukan,” ujar General Manager Adult Analgesic and Cold Remedies PT Tempo Scan Pacific, Dedy Angkakusuman.

Secara offline melalui outlet ritel maupun tradisional juga menjadi perhatian Bodrex utuk memasarkan produknya. Penetrasi promosi melalui media televisi dan media luar ruang dirasa efektif untuk meningkatkan sisi penjualan Bodrex. Menurut Dedy, hal ini dibangun untuk menciptakan kedekatan dan kepuasan konsumen dengan produk dan memberi efek positive word of mouth ke konsumen lainnya. Sebagai ahli sakit kepala, Bodrex berusaha memenuhi inovasi sesuai dengan kebutuhan konsumen dengan hal-hal baru. “Varian Bodrex seperti Bodrex Migra, Extra, dan Flu & Batuk bukti inovasi yang diciptakan untuk menjawab kebutuhan konsumennya,” ungkapnya.

Pengembangan pemasaran Bodrex secara digital dilakukan melalui platform media sosial dengan aktif memberikan informasi untuk memperkuat consumer engagement. Kehadirannya di media sosial juga bertujuan untuk meningkatkan awareness dan menciptakan user baru berusia muda sebagai salah satu calon loyal consumer di masa mendatang. “Kaum millenial adalah kaum yang begitu ramah akan teknologi digital. Bodrex senantiasa mengikuti perkembangan era digital sekaligus dapat memberikan refreshment baru terhadap brand Bodrex ke segala lapisan,” ujar Dedy.

Persaingan dengan merek lain dihadapi brand Bodrex untuk selalu hadir di setiap tahapan dari consumer journey. Konsumen yang semakin cerdas dan dinamis menentukan pilihannya diakomodir Bodrex dengan memberikan informasi produk, tempat pembelian yang tersebar, dan consumer experience dalam penggunaan produk bodrex. “Selama 47 tahun dipercaya sebagai brand legendaris yang mengobati sakit kepala, Bodrex melakukan penyegaran dengan tampilan baru yang lebih modern. Dengan tampilan yang modern, Bodrex berusaha mendekatkan diri lagi ke bidikan pasar baru melalui produk yang terpercaya, berkualitas dan up to date,” ungkapnya.

Kepuasan pelanggan dan loyalitas disadari Bodrex sangat memengaruhi penjualan menjadi stabil. Karena itu, Bodrex selalu berusaha menjaga kualitas produk dan meningkatkan kegiatan promosi yang mengedepankan product experience, contact everywhere, dan consumer engagement.

 

Reportase: Tiffany Diahnisa

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)