Mataharimall Mulai Bicara Untung?

Bisnis yang baik haruslah menguntungkan. Namun, kadang tidak bisa diraih pada tahun pertama bisnis berjalan. Sejak hadir secara resmi pada 9 September 2015 lalu, Mataharimall mulai memanen untung. Berapa? “Satu tahun pertama, kami fokus di pertumbuhan. Sekarang, kami memasuki fase untuk sustainable business. Jadi, bisa menjadi e-commerce yang profitable,” kata CEO Mataharimall.com, Hadi Wenas.

Menurut dia, e-commerce milik Grup Lippo tersebut mulai meraup untung meski saat ini belum menjadi prioritas utama. Jika langsung mengharapkan laba, perusahaan tidak bisa agresif dan berkembang menjadi e-commerce yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. “Karena tidak ada bisnis yang profit di hari pertama. Bisa-bisa tutup di tahun kedua,” katanya.

Hadi Wenas, CEO Mataharimall.com

Salah satu strateginya adalah rajin menggelar promo dan kampanye yang aneh-aneh di TV ataupun billboard. Misalnya, mereka membuat April Mop Campaign yakni Sewa Pasangan Online pada April 2016 lalu. Kampanye ini luar biasa sukses.

Dia menjelaskan, ini adalah buah dari protes pelanggan yang satu waktu pernah menilai kampanye Mataharimall biasa-biasa saja. Hal itu menjadi cambuk untuk mereka agar bisa membuat kampanye yang aneh dan kreatif.

Strategi lainnya adalah menjaga kepuasan pelanggan sehingga mereka mau datang lagi (repeat customer). Dari survey Net Promoter Score yang dilakukan secara acak, hasilnya cukup memuaskan. Bahkan, hingga setahun usia Mataharimall. Kedua, adalah kalau partner atau seller bisa memberikan harga terbaik dan promosi khusus.

“Ketiga adalah karyawan kami yang disebut familia. Happiness mereka seperti apa, kami ukur terus. Bisnis kami tumbuh double digit ,” kata dia.

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, lanjut dia, logistik mesti menjadi perhatian utama. Mataharimall saat ini telah memiliki bisnis unit logistic sendiri yang tersebar di 61 kota dengan gudang di Halim. Untuk di daerah, mereka bekerjasama dengan ritel offline sehingga tidak perlu membuka gudang. Mataharimall juga punya customer service yang solid.

“Dari sisi teknologi, sampai sekarang, belum pernah down sehari. Kalau beberapa menit pernah. Kalau down sehari ruginya bisa milyaran. E-commerce yang paling penting adalah pilihan produk banyak dan harganya bagus,” kata dia. (Reportase: Aulia Dhetira)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)