Danone Indonesia, Komitmen Menjadi Perusahaan Hijau dan Berkelanjutan

Danone Indonesia. Foto dok Danone Indonesia.
Danone Indonesia. Foto dok Danone Indonesia.

Tekad bulat Danone Indonesia menjadi perusahaan yang menerapkan praktik bisnis berkelanjutan serta good corporate governance, dengan memberikan transparansi dari setiap aspek operasionalnya, tidak terbantahkan. Sejak masuk Indonesia pertama kali melalui Danone-AQUA, Danone sudah menjalankan beragam program dan praktik bisnis berkelanjutan dalam pelestarian alam, pemberdayaan masyarakat, dan internal perusahaan, serta pelibatan berbagai sektor dalam mendukung pemerintah untuk pencapaian target pada Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Dalam presentasinya di ajang Indonesia Green and Sustainable Company Award yang diselenggarakan Majalah SWA, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia Karyanto Wibowo menjelaskan, visi Danone adalah One Planet One Health. Danone percaya bahwa kesehatan manusia dan kesehatan planet saling berkaitan. Karena itu, dengan misi membawa kesehatan melalui makanan dan minuman kepada sebanyak mungkin orang, Danone merancang Program Berkelanjutan yang mengacu pada SDGs sekaligus Danone Company Goal 2030.

Menurut Karyanto, untuk memandu jalannya program berkelanjutan, Danone berupaya mendefinisikan agenda bisnis dan keberlanjutan agar selaras dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. “Jadi, kami men-translate SDGs ini dalam company goal sehingga lebih mudah untuk diimplementasikan dan dibangun oleh seluruh karyawan kami,” ungkapnya. Intinya, Danone berupaya membangun model pertumbuhan bisnis yang seimbang, menguntungkan, dan berkelanjutan sehingga menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Ada empat pilar untuk One Planet yang menjadi fokus Danone saat ini. Pertama, climate. Objektif pilar climate adalah melawan perubahan iklim dengan menjadi perusahaan netral karbon pada rantai nilai penuh pada tahun 2050. Inisiatif yang dilakukan Danone, antara lain, berkomitmen mengurangi CO2 dengan cara pengurangan pemakaian energi dan kemudian mengembangkan energi alternatif.

“Visi kami menjadi perusahaan netral karbon di seluruh rantai pasok pada 2050. Di tahun 2030 menggunakan 100% energi listrik terbarukan,” Karyanto menegaskan.

Kedua, water. Ambisi Danone adalah melestarikan, mengoptimalkan, dan berbagi dengan mengintegrasikan pengelolaan sumber daya air, mengoptimalkan setiap tetes air yang diterima dari alam dan meningkatkan akses masyarakat ke air bersih. Targetnya adalah mengembalikan lebih banyak air dibandingkan dari yang diambil Danone untuk produksi.

Bagaimana caranya? Karyanto mengatakan, program ini dilakukan komprehensif secara internal dan eksternal. Internal dengan mengharuskan seluruh karyawan menggunakan air dengan bertanggung jawab, sedangkah eksternal dengan WASH, terus berusaha meningkatkan akses air minum dan sanitasi melalui water credit.

Programnya adalah mendukung 100% masyarakat mengakses air bersih (2030) dengan cara membangun sarana air bersih dan sanitasi bagi 365 ribu penerima manfaat air bersih. “Semua itu telah diterapkan di 34 kota/kabupaten di Indonesia. 1 untuk 10 artinya 1 botol Aqua untuk 10 liter air bersih,” kata Karyanto yang mengomandani program dari awal.

Direktur Sustainable Development Danone Indonesia Karyanto Wibowo.

Ketiga, circular packaging. Ambisi Danone memulihkan lebih banyak plastik daripada yang digunakan pada tahun 2025. Selain itu, Danone ingin memimpin kampanye nasional tentang topik daur ulang dan menggunakan 100% material dapat digunakan kembali, didaur ulang, atau dibuat kompos pada tahun 2025.

Saat ini, 95% kemasan Aqua bisa didaur ulang. Untuk itu, Aqua bersinergi dengan berbagai pihak membuat gerakan tiga pilar #bijakberplastik, yaitu pengumpulan, edukasi, dan inovasi.

Pengumpulan dengan mendaur ulang sampah, menerapkan teknologi inovatif, dan pemberdayaan pekerja. Edukasi dengan mengedukasi 100 juta konsumen dan 5 juta anak usia sekolah, memimpin kampanye edukasi pengelolaan sampah melalui platform digital. Sementara inovasi dengan mengembangkan konsep desain kemasan 100% didaur ulang. Karyanto mengatakan, gerakan ini dalam upaya memberi dampak untuk sekitar, yaitu mengurangi limbah material 2% atau 157 ton dan mengurangi 70% sampah plastik di laut.

Keempat, agriculture. Dalam hal ini, Danone mendorong praktik pertanian regeneratif yang melindungi tanah, mempromosikan kesejahteraan hewan, dan memberdayakan generasi baru petani. Untuk itu, saat ini perusahaan mengembangkan program regenerative agriculture untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga bumi. Adapun programnya berupa penelitian, pelatihan, dan pendampingan.

Perusahaan pun memfasilitasi praktik regenerative agriculture dan membuka pasar bagi petani padi organik. Selain itu, juga mengonversi lahan pertanian menjadi regenerative agriculture serta meningkatkan produksi pertanian.

Fokus Danone terkait visi One Health adalah mendukung agenda nasional pemerintah dengan melakukan upaya untuk mencegah stunting. Beragam program telah disiapkan. Di antaranya, meningkatkan gizi anak di Indonesia dan mengedukasi ibu tentang gizi.

Selain itu, juga memfasilitasi pusat pendidikan anak usia dini dengan menargetkan guru, ibu, dan anak usia 4-6 tahun; mengadakan gerakan Ayo Minum Air (AMIR); mempromosikan hidrasi sehat kepada siswa, kader PKK, dan PAUD; melaksanakan proyek percontohan untuk memecahkan masalah stunting dengan meningkatkan sistem rujukan untuk anak-anak yang kekurangan gizi; serta meningkatan akses ke air bersih dan sanitasi yang layak.

Danone pun memiliki program GESID (Generasi Sehat Indonesia). Anemia pada remaja berdampak negatif bagi kesehatan dan produktivitasnya. Terkait hal itu, dalam program ini Danone merekrut guru sebagai pendamping kegiatan; memilih siswa sebagai duta, yang melakukan peer-to-peer education kepada teman sebaya; serta memanfaatkan media sosial untuk konten gizi, kesehatan, dan pembangunan karakter.

Bagi Danone, keberhasilan program-program bisnis berkelanjutan tidak lepas dari dukungan seluruh karyawan. Maka, karyawan merupakan prioritas Danone Indonesia demi keberlangsungan bisnis.

“Kami memiliki asas kesetaraan dalam pemberian remunerasi, baik di kantor pusat maupun di setiap lokasi unit. Remunerasi diberikan sesuai dengan kinerja, pencapaian target, serta mematuhi ketentuan upah yang berlaku di seluruh Indonesia,” kata Karyanto. Selain remunerasi, tunjangan tambahan juga diberikan kepada karyawan untuk mendukung kinerja, memotivasi, dan mengapresiasi kontribusi mereka.

Dukungan Danone Indonesia pun diberikan kepada karyawan sebagai orang tua baru dan bayi mereka. Salah satunya, dengan memberikan hak cuti melahirkan kepada karyawan perempuan selama enam bulan dan 10 hari bagi karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan.

Selama tahun 2020, terdapat 86 karyawan perempuan yang mengambil cuti melahirkan dan terdapat 765 karyawan laki-laki yang mengambil cuti karena istrinya melahirkan. “Kami menyediakan ruang laktasi dan klinik kesehatan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pemberian ASI eksklusif,” ungkap Karyanto.

Danone menciptakan pula lingkungan kerja yang sehat dan aman dalam memastikan penerapan aspek dan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), dengan menetapkan berbagai prosedur kerja terkait aspek K3 sebagai bagian dari Kebijakan K3 Danone Indonesia. Selain itu, berbagai upaya dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, di antaranya dengan mengadakan pengukuran dan audit mengenai kecelakaan kerja melalui program WISE yang dikeluarkan perusahaan ini sejak tahun 2004.

Terkait dengan upaya menjaga integritas melalui standar etika dan compliance, Danone Indonesia berkomitmen menerapkan sistem tata kelola yang bertanggung jawab guna mencapai visi-misi yang tecermin dalam penerapan transparansi serta pengambilan keputusan yang adil, tepat waktu, dan efektif di seluruh kegiatan operasi. Hal ini, menurut Karyanto, sejalan dengan standar B Corp yang juga mencakup seluruh aspek Governance dari Environmental Social Governance (ESG) dan SDGs 2030.

Saat ini Danone-AQUA telah tersertifikasi B Corp yang mewakili 83% jumlah karyawan Danone Indonesia. Artinya, Danone-AQUA telah diverifikasi dengan standar tertinggi kinerja sosial dan lingkungan, transparansi, serta akuntabilitas. (*)

Dyah Hasto Palupi dan Sri Niken Handayani

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)