Frisian Flag Indonesia Kembali Raih Penghargaan Industri Hijau 2018

PT Frisian Flag Indonesia (FFI) kembali meraih penghargaan Industri Hijau 2018 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, setelah tahun lalu juga mendapat penghargaan yang sama. FFI meraih peringkat 5 yakni peringkat tertinggi, karena dinilai mampu mengelola teknologi berkonsep go green dengan sangat baik di kedua pabriknya, Pasar Rebo dan Ciracas, Jakarta Timur. Selain FFI ada 86 perusahaan industri lainnya yang mendapat penghargaan sejenis.

Penghargaan Industri Hijau merupakan apresiasi Kementerian Perindustrian kepada perusahaan yang telah menerapkan prinsip-prinsip industri hijau untuk mendorong perusahaan manufaktur menerapkan konsep ramah lingkungan dalam kegiatan operasionalnya. Lewat penghargaan ini diharapkan industri bukan sekadar mampu mendorong percepatan ekonomi, namun tidak memberikan dampak pencemaran lingkungan.

“Industri hijau sudah menjadi tuntutan pasar, sehingga pengakuan industri hijau menjadi salah satu faktor daya saing. Diharapkan dengan penghargaan ini perusahaan terdorong menuju industri yang berbasis inovasi dan memiliki daya saing tinggi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto.

Andrew F. Saputro, Corporate Affairs Director FFI bersama Vedavyas Vemuri, Operations Director FFI, menerima langsung penghargaan tersebut dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, pada 12 Desember 2018 di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Kementrian Perindustrian memberikan Penghargaan Industri Hijau sejak 2010, dengan harapan perusahaan manufaktur dapat terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan agar memenuhi Standar Industri Hijau (SIH). Upaya pemerintah menekan dampak pencemaran lingkungan melalui kegiatan penghargaan ini, membuahkan hasil yang cukup gemilang. Berdasarkan hasil assessment industri untuk penghargaan Industri Hijau 2018 ini, diperoleh penghematan energi sebesar Rp 1,8 triliun dan air Rp27 miliar. Artinya, dari penghematan energi ini, Indonesia berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% tahun ini. (Renny Arfiani)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)