Penjualan Erajaya Melonjak 55%, Ini Rahasianya

PT Erajaya Swasembada Tbk (Erajaya) meraup banyak keuntungan dari program suksesi kepemimpinan dari dalam. Selain untuk mengantisipasi banyaknya sumber daya manusia yang dibajak perusahaan lain, penjualan distributor ponsel terbesar di Indonesia itu juga melonjak tajam.

Sepanjang 2015, penjualan naik 55% dibanding tahun sebelumnya. Penjualan bersih dari Rp 14,4 triliun pada 2014 menjadi Rp 20 triliun. Perseroan juga berhasil menekan biaya hingga 20% berkat improvisasi dan inovasi teknologi seperti Digitalize System yang dikembangkan unit penjualan ritel.

“Mungkin karena beda budaya dengan pengalaman kerja sebelumnya. Saat (tim dari luar) bergabung ada banyak ketidakcocokan. Kami membuat program creating leader from within pada 2012. Peserta adalah karyawan yang sudah 2 tahun bekerja,” kata Ilham Fauzan Koordinator Coorporate Trainer, Erajaya.

Erajaya

Inilah kenapa perseroan tidak pernah takut dan bimbang karyawannya banyak dibajak pesaing mereka sejak 2011. Program pembinaan dan penyiapan pemimpin dari dalam sudah mulai dirintis sejak 2012 hingga pelaksanaanya dimulai 2014.

Program ini dibagi menjadi beberapa level. Pertama, untuk level staff (grade 1) yakni Basic Development Program (BDP). Untuk level Supervisor (grade 2&3), Supervisory Development Program (SDP). Untuk level senior manager (grade 4-5), Leadership Development Program (LDP). Selanjutnya, level Manager ke atas (grade 6-7), yakni Executive Development Program (EDP).

“Program pengembangan pemimpin dari dalam ini, pesertanya adalah karyawan yang minimal sudah dua tahun bekerja dan mendapat nilai A untuk performa selama dua tahun berturut-turut. Juga dari kesepakatan steering committee yang terdiri dari HR, operation head, dan supervisor,” katanya.

Sejak 2014, program leadership berjenjang dari level staff hingga Senior Manager telah terselenggara lima kelas dengan jumlah peserta sebanyak 95 orang. Sebanyak 94%, lulusannya masih bertahan di perusahaan dan sekitar 43% mendapat promosi jabatan. Adapun, program untuk senior manager digelar sekali di 2014 dan sekali di tahun berikutnya.

“Idealnya, selama setahun ada empat kelas untuk tiga level. Untuk level senior manager satu kelas, level supervisor satu kelas, dan level staff bisa dua kelas. Di setiap level ada program yang berkelanjutan. Level staff lebih banyak pesertanya dan melibatkan trainer dari internal,” ujarnya.

Ilham menjelaskan, peserta di tahun 2014 dan 2015 sudah ada yang mendapat promosi untuk level selanjutnya. Adapun tingkat tertinggi promosi jabatan dari para peserta tadi bisa sampai pada level VP (Vice President). Untuk memantau program berjalan bagus, Erajaya mengembangkan learning management system yang bisa diaplikasikan lewat internet. (Reportase: Sri Niken Handayani)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)