Tiga Besar Perusahaan SRI-Kehati Award 2018

Sumber foto: zoellula.blogspot.com

Hasil penilaian juri SRI-Kehati Award 2018 memberikan nilai tertinggi kepada BNI sehingga menempati peringkat pertama di gelaran ini. BNI terbukti menunjukan kinerja keuangan dan praktik lingkungan hidup yang sangat bagus.

Menurut Investment Specialist Yayasan Kehati, Mozaika Hendarti, BNI berhasil menerapkan Green Banking di tengan persaingan industri perbankan. Green Banking atau Bank Hijau adalah julukan bagi bank yang kegiatan operasional dan bisnisnya selaras dengan prinsip melestarikan lingkungan hidup. “BNI paling menonjol dari sisi kepedulian akan kelestarian lingkungan hidup. Office BNI didesain hamat listrik dan air, paperless, dan menggunakan recycle paper, serta banyak kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan hidup di masyarakat,” urai Mozaika.

Dari sisi kinerja keuangan, menurut Riki Frindos, Direktur Eksekutif Yayasan Kehati, aset di 2017 meningkat 17,6% dibandingkan tahun 2016, serta mampu mencapai pertumbuhan laba yang agresif, dengan total laba komprehensif BNI sebesar Rp15,6 triliun, meningkat 26,6% dari Rp12,3 triliun di tahun 2016. “Harga saham BNI pada akhir 2017 pun mengalami kenaikan, dari Rp5.525 di tahun 2016 menjadi Rp9.900,” jelasnya.

Selain itu, BNI menerapkan CSR melalui mekanisme Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. BNI juga aktif memberikan pembiayaan kepada sektor industri yang ramah lingkungan, misalnya kredit korporat ke pembangunan pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, dan minihidro. Gerakan Ayo Menabung dengan sampah, melestarikan orang utan, dan menanam pohon dan memberikan sertifikasi Green Building juga dilakukannya.

Menurut Sekretaris Perusahaan BNI, Ryan Kiryanto, visi ramah lingkungan perseroan telah dituangkan pada misi BNI ke-4, yaitu meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan komunitas. BNI Go Green merupakan program yang mengkampanyekan hal tersebut dan telah dicanangkan sejak 2009 dengan alokasi dana sebesar Rp5,5 miliar per tahun.

Hasilnya, BNI berhasil membuat 15 hutan, menanam 8,15 juta pohon, mengurangi penggunaan 2.155 ton kertas, dan aktifitas hemat energi hingga 7.387 Mwh (megawatt hour), antara lain melalui aktifitas Earth Hour. “Upaya ini sukses berdampak pada image BNI yang dikenal sebagai Green Banking dan menjadi pionir sustainable finance di Indonesia,” papar Ryan.

Peringkat kedua SRI-Kehati Award 2018 diraih oleh BRI yang juga menlaksanakan konsep Green Banking. Menurut Direktur Strategi Bisnis dan Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo mengungkapkan bahwa salah satu contoh praktik ramah lingkungan di lima tahun silam, yakni membudayakan proses kerja tanpa kertas (paperless) atau menggunakan dokumen elektronik.

Di eksternal, BRI berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon di hutan bakau. “Kami berpartisipasi aktif sehingga beberapa kali mendapatkan penghargaan. Kami berhasil mendapatkan Sustainable Finance Award dari OJK pada 2016,” ungkap Haru. Tata kelola SDM di BRI dengan menerapkan Triple Bottom Line, salah satunya dengan mempekerjakan pegawai difabel dan berkebutuhan khusus sejak 2015.

BRI juga menetapkan syarat tertentu untuk menyalurkan kredit ke perusahaan perkebunan kelapa sawit, yaitu perusahaan tersebut tidak merusak hutan primer di lahan perkebunan kelapa swait, merencanakan dan mengelola emisi gas rumah kaca, bersertifikas ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil System) dan RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil), dan menggunakan bahan kimia yang sesuai aturan.

Peringkat ketiga, PGN jga senantiasa menerapkan prinsip 3P. Feronica Yula Wardhani, Executive Officer Environement Management PGN, mengungkapkan salah satu misi perseroan adalah menjadi perusahaan energi kelas dunia yang ramah lingkungan serta meningkatkan nilai tambah baga stakeholder.

Secara rutin, sejak 2010, PGN mengkampanyekan pelestarian lingkungan hidup di internal dan eksternal perusahaan. “Materi yang disampaikan sesuai dengan program lingkungan perusahaan dan permasalahan global yang menjadi isu,” jelas Feronica. Konsistensi ini menghasilkan aspek finansial, labor, human rights, dan GCG menjadi bagus.

Indeks SRI-Kehati ini mampu memberikan referensi investor untuk melakukan investasinya pada emiten tertentu yang telah memperhatikan nilai lingkungan. Melalui penghargaan ini juga bakal memberikan keuntungan bagi pergerakan harga saham perusahaan yang bersangkutan di masa mendatang. Pemenang SRI-Kehati Award 2018 berhasil menunjukan kinerja keuangannya yang sustainable dan kinerja saham yang baik.

Reportase: Are Liliyah, Herning Banirestu, Nisrina Salma, Sri Niken

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)