Mardi Wu, CEO Nutrifood Indonesia: Siapkan Organisasi yang Tangkas Hadapi Era Industri 4.0

Mardi Wu, CEO Nutrifood Indonesia

Berada di posisi puncak PT Nutrifood Indonesia sejak Januari 2009 membuat Mardi Wu sangat paham bagaimana menghadapi guncangan ekonomi dan menyikapi gelombang volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA) yang membabi buta. Menurut pria kelahiran Riau ini, dalam situasi seperti sekarang, yang terpenting adalah menyiapkan organisasi yang tangkas (agile). CEO harus membangun strategi yang tepat dan secara bertahap menerapkannya di berbagai lini organisasi.

Diakui Mardi, untuk menjadi organisasi yang agile, memang membutuhkan proses yang panjang dan berkesinambungan. Dari pengalamannya di Nutrifood, hanya strategi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi yang ada dan responsif terhadap situasi yang berkembang di industri dan masyarakatlah yang mampu menjadi kendaraan transformasi. Sebab itu, ia setiap saat bersiaga penuh memantau perubahan dan teknologi yang terus berkembang. “Dengan memanfaatkan analisis data yang terkumpul dan riset konsumen, kami dengan cepat dapat memprediksi berbagai skenario masa depan dan menciptakan kesempatan-kesempatan baru untuk tumbuh,” katanya. Hal itu dilakukan dalam rangka menjadi organisasi yang tangkas. “Kami mentransformasikan organisasi agar semakin siap melayani berbagai segmen konsumen yang berbeda,” lanjutnya.

Mardi menempuh pendidikan S-1 Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, sedangkan S-2 nya di Krannert Graduate School of Management Purdue University, Amerika Serikat. Kini ia tengah menempuh pendidikan S-3 di Binus University. Baginya, menjadi pemimpin di era milenial, era indutri 4.0, memang harus siap dengan tantangan perubahan yang terjadi, sekaligus menjadi role model dan inspirasi bagi teman-teman milenial. “Pemimpin di Nutrifood harus bisa menjadi contoh hidup bagaimana menjalani hidup sehat sehari-hari, menjadi saksi hidup usaha kami untuk menginspirasi makin banyak orang untuk hidup lebih sehat,” katanya. Kebijakan tersebut diturunkan dalam implementasi promosi jabatan di Nutrifood. Salah satu hal penting yang dinilai adalah bagaimana seorang kandidat manajer menjadi role model untuk hidup sehat; selain integritas yang juga sangat penting dipertanggungjawabkan.

Menurut Mardi, prinsip pemimpin sekarang adalah yang rendah hati, mau mendengarkan, dan down-to-earth. Selain itu, tak kalah penting, pemimpin sekarang harus bisa memimpin dengan transparan, serta membangun lingkungan yang kondusif untuk merangkul perbedaan.

Mengapa demikian? Pasalnya, generasi milenial adalah generasi yang mencari purpose atau makna dibandingkan hanya sekadar bekerja. Maka, sangat penting untuk membantu mereka menemukan makna dalam organisasi tempat mereka bekerja sehingga mereka bisa dengan semangat ikut berkontribusi memberikan dampak positif.

Mardi berusaha mendorong dan merangsang anak buah dan komunitas di sekelilingnya untuk menghasilkan gagasan dan inovasi baru. Nutrifood sebagai learning organization sangat menitikberatkan pada semangat belajar dan mencoba hal-hal baru. “Kami membuat berbagai terobosan untuk mendukung suasana kerja yang bisa melahirkan ide-ide dan solusi yang inovatif, termasuk dengan kebijakan karyawan yang lebih fleksibel,” ungkapnya. “Kami juga percaya bahwa untuk meningkatkan inovasi, organisasi perlu menghargai dan memeluk keberagaman,” lanjutnya. Ia menegaskan bahwa Nutrifood menghargai keunikan tiap individu, menghargai tiap pribadi untuk bisa menjadi dirinya sendiri, sehingga bisa lepas-bebas berkarya secara inovatif dan produktif.

Mardi percaya, keunikan tiap individu adalah hal yang sangat penting buat organisasi. “Kami sangat memperhatikan engagement karyawan dan mempunyai bagian khusus untuk meningkatkan kecintaan karyawan pada Nutrifood. Kami ingin setiap individu di Nutrifood bisa menyelaraskan visi hidupnya dan ikut ambil bagian bersama kami menginspirasi makin banyak orang untuk hidup lebih sehat,” paparnya. Ia sangat meyakini, jika karyawan diberi lingkungan yang mendukung, mereka pasti akan melakukan hal-hal terbaik.

Tujuan Nutrifood memberdayakan seluruh karyawan bukan cuma karena alasan organisasi dan kemanusiaan. Menurut aktivis pekerja sosial ini, ia mempunyai tujuan penting, yaitu menciptakan pemimpin-pemimpin baru. Keberhasilan seorang pemimpin, menurutnya, adalah saat dia mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang lebih hebat ketimbang dirinya. “Kami berani memberikan tanggung jawab besar kepada anak-anak muda dalam organisasi sehingga mereka bisa belajar lebih cepat. Dengan menciptakan lingkungan kerja yang memberikan kesempatan untuk belajar dari kegagalan, diharapkan mereka menjadi orang yang berani mengambil inisiatif dan tidak takut gagal,” katanya.

Bagi Mardi, menjadi manusia pembelajar memang tidak akan pernah selesai. Meski ia seorang pemimpin, semangat belajar harus tetap membara. Itu sebabnya, ia tidak peduli pencapaian prestasi yang dihitung dari sekadar angka. Menurutnya, tingkat keberhasilannya diukur dari sejauh mana bisa menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di organisasi lain. Jika kemudian merek-merek produknya menjadi pilihan konsumen yang ingin hidup sehat, serta keuangan tumbuh secara sehat dan berkesinambungan dalam jangka panjang, itu adalah bonus yang tidak ternilai harganya. “Saya bersyukur Nutrifood menjadi benchmark buat banyak perusahaan yang ingin membangun tempat kerja yang lebih humanis di mana karyawan benar-benar jatuh cinta pada perusahaannya,” ungkap Mardi bangga.(*)

Dyah Hasto Palupi/Jeihan Kahfi Barlian

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)