Bos Modalku Terdaftar di Forbes

Reynold Wijaya, CEO dan Co-Founder Modalku. (Foto : Majalah SWA).

Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku dan Iwan Kurniawan, Co-Founder dan COO Modalku, terpilih sebagai nama-nama yang masuk dalam daftar​ ‘Forbes 30 Under 30 Asia 2018’. Daftar Forbes yang diumumkan pada penghujung Maret 2018 silam menampilkan 300 inovator, pemimpin, serta pengusaha muda terbaik dalam 10 kategori yang berbeda. Setiap kategori mencakup 30 inovator terpilih dan Modalku termasuk dalam kategori ​Finance and Venture Capital​ atau Keuangan dan Modal Ventura. Modalku menjadi satu-satunya perusahaan FinTech (teknologi finansial) dari Indonesia yang masuk ke dalam daftar ini.

Di tahun ketiga publikasi daftar ini,, Forbes menerima lebih dari 2.000 nominasi untuk diseleksi. Daftar tahun ini diisi dengan pengusaha-pengusaha yang telah berhasil menggerakkan ekonomi Asia dan berkontribusi dalam perkembangan industri teknologi finansial. Tahun ini, daftar Forbes mewakili 24 negara di Asia-Pasifik, termasuk Azerbaijan dan Korea Utara untuk pertamakalinya.

Modalku didirikan di lorong asrama Harvard Business School. Modalku (​Funding Societies) dipimpin oleh lulusan Universitas Harvard dan Stanford yang berasal dari Asia Tenggara. Modalku beroperasi di Indonesia dan juga di Singapura dan Malaysia dengan merek ​Funding Societies. Modalku menghubungkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang layak kredit dengan pemberi pinjaman  yang mencari alternatif investasi melalui pasar digital.

Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat pengembalian hingga 35% per tahun, sedangkan UMKM peminjam mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp 2 miliar dengan proses online yang mudah dan cepat. “Saya merasa terhormat telah terpilih untuk masuk dalam daftar​Forbes 30 under 30 Asia​. Industri teknologi finansial maupun​ peer to peer ​(P2P) lending masih tergolong sebagai industri baru di Indonesia,” ujar Reynold di Jakarta, baru-baru ini.

Seluruh tim Modalku, lanjut Reynold, memiliki visi membangun inklusi keuangan untuk perekonomian Indonesia yang lebih maju dan mendukung perkembangan UMKM. “Kami juga ingin memberikan sebuah wadah alternatif investasi yang baru dalam lingkup dunia keuangan dan digital yang sedang berkembang pesat belakangan ini. Pengakuan dari Forbes membuat kami bahagia sekaligus menjadi semangat agar kami memberikan yang lebih baik lagi bagi Indonesia dan Asia Tenggara,” tutur Reynold.

Modalku (​Funding Societies) pada Agustus 2016 mendapatkan pendanaan seri A terbesar bagi platform ​P2P lending kawasan Asia Tenggara dari firma​ venture capital tersohor, baik global maupun regional. Pendanaan seri A ini dipimpin oleh Sequoia India dan Alpha JWC. Di awal Maret 2018, Modalku menjadi​ perusahaan startup pertama di Indonesia yang tersertifikasi ISO 27001, sebuah standar sistem manajemen keamanan informasi internasional. Sedangkan di akhir September 2017, Modalku merupakan satu-satunya ​startup dari Asia yang pernah memenangkan penghargaan ​Global SME Excellence Award dari ​ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB. (*)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!