Eka Sari Lorena Raih Gelar Profesor Emeritus

Eka Sari Lorena di Guangdong University of Finance, China. (Foto : Istimewa).

Eka Sari Lorena Soerbakti, Direktur PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA), mendapat penghargaan tertinggi dari dunia pendidikan, yaitu  gelar Profesor Emeritus yang diberikan oleh Guangdong University of Finance, China.

Gelar ini diberikan kepada Eka di  kampus Guangdong University of Finance. Pengalaman dan konsistensi Eka di industri transportasi dan logistik dinilai mumpuni oleh universitas luar negeri itu, sehingga layak mendapatkan apresiasi yang bergengsi tersebut.

Eka termotivasi lebih baik atas gelar yang diterimanya itu. "Pemberian gelar ini mendorong saya untuk lebih meningkatkan kinerja, mendorong perbaikan serta berupaya meningkatkan industri transportasi dan logistik yang sangat krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta bekerja sama regulator dan rekan-rekan di dunia usaha," ujar Eka dalam pesan singkatnya kepada SWA Online di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Eka berkomitmen untuk mengembangkan industri transportasi dan logistik serta menciptakan nilai tambah ke bidang usaha."Juga sumbangsih upaya perbaikan kebijakan untuk industri dalam meningkatkan kinerja dan nilai finansial," tambahnya.

Ia tidak menduga bisa menerima gelar  tersebut. Menurunya, prestasi akademiknya ketika bersekolah itu tergolong biasa-biasa saja. "Namun, siapa sangka beberapa puluh tahun kemudian, campur tangan Tuhan membuat hidup saya, misalnya, jadi berbeda. Guangdong University of Finance justru menganugerahi saya sebagai Profesor Emeritus ," lanjutnya.

Cikal bakal Guangdong University of Finance adalah Banking School yang didirikan tahun 1950. Di tahun 1985 berubah menjadi Guangzhou College of Finance. Dan Mei 2004, berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan RRC menjadi Guangdong University of Finance.

Kini, mahasiswa di perguruan tinggi ini sekitar 12 ribu orang yang diasuh oleh 690 tenaga pengajar. Sebanyak 55 orang dari jumlah tenaga pengajar itu adalah profesor dan 167 orang adalah associate profesor. "Pengajar tentu saja master semua, dan ahli di bidang finansial," ucap Eka. Lebih lanjut, dia mengatakan untuk terus belajar dan menjalin kolaborasi.

"Saya mau jauh-jauh terbang ke Guangdong, ribuan kilometer dari Jakarta untuk bersahabat dengan para profesor dari Guangdong University of Finance karena persahabatan adalah embrio dari kolaborasi di masa depan. Dan, kolaborasi adalah kunci sukses masa depan, jadi bukan sekadar berkompetisi," ujar wanita kelahiran Jakarta, 3 Juni 1969 ini.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)