Triyono Hadirkan Solusi Transportasi Bagi Penyandang Disabilitas

Berdasarkan data Survei Sosial-Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 14,2% dari total jumlah penduduk, atau sekitar 30,38 juta jiwa. Melihat hal tersebut, sebagai penyandang disabilitas, Triyono, CEO Difa Lintas Transindo (Difabike) tergerak untuk membantu teman-teman difabel mendapatkan akses transportasi umum sesuai dengan kebutuhannya.

Triyono menjelaskan bahwa transportasi umum merupakan faktor yang sangat penting untuk mereka mendapatkan pendidikan, ekonomi dan social, terutama bagi penyandang disabilitas menengah ke bawah. Oleh karenanya Triyono bertekad untuk memodifikasi kendaraan roda dua sebagai transportasi ramah difabel yang dinamakan Difa Bike.

Bermarkas di Yogyakarta, Difa Bike hadir sebagai ojek online yang ramah bagi penyandang disabilitas dengan harga yang terjangkau. Transportasi umum ini bisa membawa orang yang menggunakan kursi roda serta mudah dipesan melalui aplikasi Difa Bike. Adapun semua driver Difa Bike juga merupakan penyandang disabilitas. Dioperasikan mulai tahun 2014 dengan 1 driver, kini Difa Bike berkembang memiliki 26 unit dengan 42 pengemudi.

Selain menjadikan sebuah solusi atas permasalahan transportasi umum bagi difabel, Difa Bike ini juga diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. “Kami ingin memberdayakan penyandang disabilitas middle low yang tidak terserap oleh perusahaan-perusahaan,” ujarnya dalam acara Indonesia Young Business Leaders Award 2022 yang diselenggarakan oleh SWA dan PLN yang berkolaborasi dengan BUMN Muda.

Perjalanannya, diakui tak mudah, pasalnya dia harus terus mengedukasi pengemudi-pengemudi yang berkebutuhan khusus tersebut untuk bisa memberikan pelayanan yang baik kepada konsumennya. Selain dibekali knowledge seperti cara berinteraksi dengan pelanggan, mereka juga diberikan seragam agar terlihat rapi. Hasilnya, kini sudah ada 1300 konsumen yang loyal menggunakan jasa besutannya tersebut.

Adapun cara pemesanan Difa Bike sangat mudah, pelanggan bisa langsung order melalui aplikasi saja. Lewat aplikasi tersebut, semua lapisan masyarakat bisa menikmati layanan Difa Bike. “Motornya sudah dimodifikasi bisa untuk umum dan orang berkebutuhan khusus, sehingga yang memakai kursi roda pun bisa berpergian dengan nyaman,” tuturnya.

Ke depan, dia berharap Difa Bike bisa hadir di kota-kota lainnya di Indonesia. Tahun 2023 Triyono menagerkan bisa ekspansi di kota-kota Pulau Jawa dan Bali. “Kami menekankan humanisme, ingin memberikan warna baru bagi mereka,” kata Triyono.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)