Kawan Lama Group Tingkatkan Well-being Karyawan dengan Pendekatan Human Centric | SWA.co.id

Kawan Lama Group Tingkatkan Well-being Karyawan dengan Pendekatan Human Centric

Sandra Hardjana, Human Capital Director Kawan Lama Group

Pandemi Covid-19 telah menempatkan tanggung jawab lebih besar pada Kawan Lama Group untuk memastikan kesejahteraan karyawan mereka. Di tengah perubahan dan tantangan yang dihadapi, perusahaan harus mengambil langkah-langkah ekstra untuk melindungi dan mendukung karyawan.

Sandra Hardjana, Human Capital Director Kawan Lama Group mengatakan, memasuki tahun 2022, pihaknya memiliki fokus yang berorientasi pada human-centric di mana menempatkan manusia (karyawan) sebagai pusat perhatian utama dalam segala aspek bisnisnya. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang sehat, mendukung, dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan.

"Selain berdampak negatif pada bisnis, pandemi membawa dampak positif bagi kami. Karena banyak Top Leaders berpikir bahwa people kita harus banyak di-touch, sehingga yang kita fokuskan adalah Human Centric Organization. Jadi semua keputusan, aktivitas, hingga planning mengutamakan people-nya dulu," ujar Sandra dalam acara The 14th Indonesia HR Excellence Award 2023 yang diselenggarakan oleh SWA dan LM UI.

Sejumlah inisiatif pun diimplementasikan perusahaan untuk mendukung kesejahteraan karyawan, di antaranya dengan menciptakan suasana kantor yang 'hommy' layaknya berada di rumah. Perusahaan membuat Social Hub sebagai ruang komunal bagi karyawan untuk berinteraksi, berkolaborasi, berdiskusi, atau sekadar bersantai.

"Pertama yang kami lakukan adalah menyediakan tempat-tempat yang membuat mereka nyaman untuk nongkrong di kantor. Kami buat Social Hub, di sana karyawan dapat berinteraksi, berkolaborasi, bekerja sambil mendengarkan musik, hingga bermain game," jelas Sandra.

Perusahaan yang human-centric menempatkan kesehatan fisik dan mental karyawan sebagai prioritas. Karenanya perusahaan terus mendorong gaya hidup sehat dan aktif karyawan melalui pembentukan komunitas. Hingga saat ini Kawan Lama Group telah memiliki 12 komunitas, seperti komunitas sepeda, naik gunung, hingga kesenian. Harapannya dengan inisiatif ini karyawan mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi hobi dan minat pribadi mereka di luar lingkungan kerja.

Untuk memastikan bahwa setiap karyawan merasa didukung dan dapat berbicara secara terbuka tentang kesehatan mental mereka, perusahaan menyediakan dukungan konseling dan bimbingan bagi karyawan yang menghadapi tantangan pribadi atau profesional. Tersedia pula layanan dokter dan medical check-up untuk memastikan kesehatan fisik karyawan.

Selain itu, untuk membantu karyawan mencapai tujuan keuangan mereka, perusahaan menyediakan akses keuangan yang lebih mudah dan terjangkau seperti kredit atau pinjaman dengan suku bunga yang kompetitif.

"Kami terus mengaktifkan koperasi perusahaan, sehingga kami bisa tahu siapa saja yang pinjam. Bunganya pun kami buat tidak kalah bersaing dengan pinjaman online di pasaran. Begitu pula dengan usaha finansial kami, Danakini yang punya skema ringan untuk karyawan," ungkapnya.

Sandra pun percaya, dengan mengadopsi pendekatan human-centric, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, berkelanjutan, serta berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

"Dengan human-centric, kami memperlakukan karyawan layaknya melayani konsumen. Konsumen butuh kenyamanan di toko, karyawan butuh kenyamanan di kantor. Jadi ketika berpikir customer satisfaction, artinya kita sedang berpikir employee satisfaction," tutur Sandra.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)