Kunci Bank Mandiri Memenangkan Pasar di Era VUCA

Di era VUCA ini, perusahaan-perusahaan dituntut untuk cepat agile & adaptif. Salah satu industri yang terus mengalami perubahaan dengan cepat yaitu industri jasa keuangan. Sehingga diperlukan adanya transformasi di dalam perusahaan agar tetap sustain.

Lalu, apa saja kiat Bank Mandiri di tengah kondisi bisnis yang penuh tantangan dan perubahan dinamis? Dalam menghadapi tantangan tersebut, SVP Human Capital Strategey & Talent Management Bank Mandiri Steven A. Yudhianto mengungkapkan bahwa kunci memenangkan pasar yakni dimulai dari orangnya. “Kuncinya adalah orang untuk menghasilkan organisasi yang lebih agile,” ujarnya di acara Webinar HR Excellence 2021 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA pada sesi pertama yang mengangkat topik Leading HR Transformation Towards Agile Organization.

Oleh karena itu, tujuan utama Human Capital adalah memastikan pegawai engaged dan produktif, sehingga dapat mendorong pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan serta terus mencetak talenta bagi negeri. “Kerangka strategi utama inilah yang menjadi penggerak inisiatif Human Capital yang terus berevolusi dan beradaptasi dengan perubahan yang terus terjadi,” jelasnya.

Adapun strategi Human Capital berorientasi pengembangan talenta Bank Mandiri yang dikenal sebagai strategi 3-3-1 people development dibangun berlandaskan 3 mandat yang diamanahkan pertama untuk mendukung keberhasilan dan keberlangsungan strategi Bank Mandiri, kedua untuk terus mencetak talenta bagi negeri dan ketiga untuk memberikan pengalaman bekerja terbaik dan penuh makna bagi seluruh pegawai.

“Sehingga seorang Mandirian harus belajar dengan cepat, belajar dengan terus menerus dan belajar yang memiliki dampak, goalsnya bagaimana karyawan bisa engage, produktif employee sehingga bisa menghasilan bisnis yang sustain dan development new leader,” tuturnya.

Selain itu, perusahaan juga membangun kapabilitas organisasi masa depan dimulai dari membangun mindset Mandirian sebagai pembelajar yang tangguh. Untuk itu kami membangun ekosistem dengan kolaborasi antara karyawan, leaders dan HC. Untuk membangun ekosistemnya Bank Mandiri memiliki HC score & People Development Berbasis Blended Learning.

Mulai tahun 2020, pengembangan pegawai masuk sebagai bagian dari balance score KPI Group dan KPI Individual sebagai perspektif people development. Untuk People Development tahun 2020 berbasis Blended Learning Solutions, dengan komitmen memiliki Individual Development Plan (IDP) 100% bagi pegawai. Kemudian Development Dialogue sebagai platform utama pengembangan pegawai berbasis continuous feedback. "Contohnya dari 70 : 20: 10 yang kami lakuakan dimana menurut saya inilah cara yang seharusnya belajar," ujarnya.

Hasilnya HC score di tahun 2020 realisasi secara bankwide 100%. Ini bukan masalah target achivement. Dengan demikian budaya pembelajar tangguh ini terjadi. Ia mengungkapkan, dampaknya secara bisnis juga terlihat di mana Bank Mandiri adalah satu-satunya bank pada saat pandemi ini DPK, Dana Murah, CASA ratio tumbuh secara berkesinambungan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)