Langkah UOB Indonesia Kembangkan Potensi Karyawan

Head of Human Resources UOB Indonesia Ani Pangestu. (dok. UOB)

Aset terbaik dalam suatu perusahaan adalah orang-orang di dalamnya. Perusahaan yang menjunjung tinggi nilai tersebut melihat fungsi human resources (HR) sebagai aset strategis yang mampu mengakselerasi transormasi bisnis.

Untuk menjawab hal ini, PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) secara berkesinambungan mengelola program HR untuk mendukung perkembangan para karyawannya baik dari segi profesional maupun personal.

UOB Indonesia mendukung para karyawan agar memiliki kinerja terbaik dengan menawarkan berbagai hal, seperti: jenjang karier yang sesuai dengan potensi karyawan, program rotasi tugas, penugasan regional atau Regional Assessment, berbagai program pelatihan dan pengembangan bagi karyawan, dukungan beasiswa, serta berbagai program engagement karyawan.

Menurut Head of Human Resources UOB Indonesia, Ani Pangestu, sebagai upaya berkelanjutan untuk memperkuat kinerja, UOB Indonesia menyelenggarakan Career Progression Programme untuk mempercepat pertumbuhan serta pengembangan karier karyawan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Untuk karyawan level senior atau management level, kami melakukan rotasi fungsi sebagai bagian dari pengembangan karier. Sebanyak 63% dari total Corporate Talents di level ini telah kami rotasi dalam 5 tahun terakhir,” ujar Ani kepada SWA-online, akhir pekan lalu.

Sepanjang tahun 2018, terdapat beberapa karyawan yang mendapatkan kesempatan mengikuti Regional Assignment baik untuk penugasan jangka pendek maupun jangka panjang. Indonesia juga merupakan negara tujuan Regional Assignment bagi karyawan UOB dari negara lain.

Selain memberikan berbagai program pengembangan dan pelatihan bagi karyawan, UOB Indonesia juga memberikan program beasiswa yang diluncurkan sejak tahun 2017. UOB Indonesia telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 25 karyawan untuk mengambil program sertifikasi profesional maupun pendidikan formal di beberapa universitas, seperti: Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Prasetiya Mulya, Trisakti, Pelita Harapan, dan Perbanas.

Dalam hal mengembangkan potensi karyawan muda, UOB memiliki Management Associate Programme (MAP) yang bertujuan untuk menarik para calon karyawan lulusan dari universitas terbaik. “Program MAP termasuk program belajar dalam kelas, on the job training, serta mentoring para pimpinan untuk pengetahuan dan keahlian perbankan. Lebih dari itu, program ini membuka kesempatan bagi para peserta untuk berkarya di jaringan kantor UOB di Asia,” jelas Ani.

UOB Indonesia juga memiliki General Development Programme (GDP) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang perbankan, manajemen risiko, serta penjualan melalui kolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia sejak tahun 2016 untuk mengembangkan kurikulum GDP. Tidak hanya itu, sejak tahun 2016 UOB Indonesia telah bermitra dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB untuk menyelenggarakan UOBI-ITB SME Bankers’ Executive Certificate Programme.

Sementara terkait leadership development terdapat Organisation and People Review (OPR), yaitu program untuk mengidentifikasi dan merencanakan dengan efektif rencana pengembangan karyawan. Program ini mengidentifikasi talenta dan calon suksesi untuk jabatan berikutnya. Kemudian Leadership Programme seperti 7 Habits for Junior Management, Leadership Right by You untuk individu, First Line Managers, Manager of Managers dan Business Leaders. Bagi karyawan yang terpilih, akan mengikuti Leadership Academy di mana pembuatan modul pembelajarannya bekerjasama dengan Singapore Management University serta mendapatkan pengalaman bersama para leaders dari UOB negara-negara lain.

Memandang ke depan, tujuan utama human resources UOB Indonesia di tahun 2019, adalah memperkuat SDM untuk mendukung pertumbuhan bisnis melalui fokus pada strategic workforce planning untuk melihat kebutuhan masa depan yang selaras dengan strategi bisnis. Juga meningkatkan budaya kerja yang mendorong High Performance and Innovative Culture atau budaya kinerja tinggi dan berinovasi, serta Productivity Driven Engaged Employees atau kinerja yang didorong oleh fokus kepada produktivitas dari karyawan yang memiliki engagement tinggi.

Langkah lainnya, terus membangun dan mempertahankan enterprising minds atau pemikiran dan semangat untuk memberikan layanan yang lebih tinggi, berhasil baik secara mandiri, maupun kolaborasi. Hingga pengembangan sistem SDM berbasis digital (teknologi informasi) untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas pengelolaan pertumbuhan kinerja karyawan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)