Perluas Portofolio, Sinar Mas Mining Cetak Pemimpin dari Internal

Widya Kusuma, Vice President HR Sinarmas Mining dalam konferensi virtual Indonesia Best Companies In Creating Leaders From Within, (16/12).

Untuk mendukung target pertumbuhan revenue hingga US$20 miliar pada tahun 2026, Sinar Mas Mining menciptakan talent pipeline agar mampu mencetak lebih dari 300 business leaders yang akan menopang pertumbuhan eksponensial perusahaan, salah satu dari tujuh pilar Sinar Mas Group ini. Secara keseluruhan, Sinar Mas Mining memiliki 40.000 lebih karyawan organik maupun anorganik yang tersebar di 8 lokasi utama baik di dalam maupun luar negeri.

Hingga kini Sinar Mas Mining memiliki lebih dari 60 entitas bisnis yang meliputi produksi batubara, perdagangan, logistik, konstruksi dan energi terbarukan. Dalam pengembangannya, Sinar Mas Mining juga merambah new frontiers yang beragam. Mulai dari keuangan ke gaya hidup, konsumen produk, manajemen properti, ekuitas swasta, investasi, perbankan, asuransi, fintech, startup, juga perbatasan baru yang dikembangkan oleh laboratorium inovasi dan inkubator. “Konsekuensinya, perusahaan membutuhkan leaders yang sangat signifikan,” ujar Widya Kusuma, Vice President HR Sinar Mas Mining.

Untuk mengelola kompleksitas yang ada di dalam grup perusahaan, pihaknya berusahas membangun organisasi yang resilience terhadap berbagai kondisi. “Kami memastikan bahwa organisasi kami bisa adaptif dalam kondisi apapun. Sehingga kami coba atur fungsi-fungsi utama ada di sentral dengan pool of talent/expertise untuk bisa melayani bisnis-bisnis yang ada di teritorial. Dengan kondisi seperti ini, kami bisa mengatur bisnis yang masih startup agar bisa mendapat dukungan dari sentral dalam bentuk variabel. Sementara bisnis yang sifatnya mature atau menjelang declining maka resources-nya bisa ditarik ke sentral untuk di-deploy ke tempat lain,” jelas Widya.

Dalam membangun future leaders, Sinar Mas Mining mencari talent dengan tiga syarat utama yakni memiliki winning spirit, mampu bounce back jika mengalami kegagalan, dan rigorous. Hal ini dikombinasikan dengan superjobs, rotasi bisnis dan bisnis baru. Proses yang dilakukan mulai dari attract, identify, develop dan retain. Diharapkan setelah melalui ini, bisa mencapai target profil karakter seorang pemimpin yang dibutuhkan perusahaan.

Sinar Mas Mining pun terbiasa dengan konsep holocracy, artinya setiap orang tidak bekerja secara direct line, tetapi bekerja dengan berbagai project dan reporting line secara bersamaan dan paralel. Di sini talent bisa menunjukkan kemampuan melayani lebih banyak klien dengan resources yang sama.

Karena Sinar Mas Mining beroperasi secara regional, baik di Indonesia, Australia, maupun di Afrika, maka ada kesempatan bagi para talent untuk mengikuti program global talent mobility. Nantinya para talent bisa bekerja di kantor-kantor cabang luar negeri untuk menggali best practices di sana, sehingga ketika mereka kembali ke Indonesia bisa berkembang dengan lebih baik lagi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)