Seperti Apa Strategi Digital XL?

Hadirnya media sosial, e-commerce, mobile apps, dan belakangan konsep sharing economy berdampai besar pada bisnis telekomunikasi. Meski voice dan SMS mulai ditinggalkan, pendapatan dari data membludak. Mobile apps telah menjad bagian wajib dari masyarakat Indonesia, terutama di daerah perkotaan dan suburbs. Media sosial juga berdampak besar untuk operator karena masyarakat Indonesia adalah salah satu pengguna terbesar media sosial.

"Jumlah pengguna data di XL terus melonjak pesat. lebih dari 52% dari total pelanggan. Ini tertinggi diantara operator telekomunikasi yang lainnya," kata ujar VP Digital Service Business XL Axiata, Raffael Jeffry Sani.

Raffael Jeffry Sani, VP Digital Service Business XL Axiata. Raffael Jeffry Sani, VP Digital Service Business XL Axiata.

Lalu, seperti apa strategi digital XL? Menurut dia, strateginya sederhana yakni membangun ekosistem digital yang berkesinambungan untuk kepentingan masyarakat sekaligus memajukan ekonomi digital di Indonesia. Digitalisasi hanya akan sukses jika masyarakat mendapatkan nilai tambah, kemudahan, edukasi, dan informasi yang tepat dalam menjawab kebutuhan sehari-hari.

 

Strategi digital XL mulai dari e-wallet, e-commerce, femala entrepreneurship, digital entertainment, digital UKM, agriculture & fishery, cloud & data center, mobile advertising, IoT, OTT, smart city, smart home, dan big data analytics.

"Sasaran kami adalah memperluas inovasi yang punya sinergi yang kuat dalam core business telco dengan merangkul pelanggan dalam satu ekosistem yang terpadu, dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Meski demikian, perusahaan mesti jeli karena pembangunan infrastruktur digital yang kuat perlu biaya investasi yang cukup mahal. Masyarakat juga harus terus mendapat edukasi tentang ranah digital. Terakhir, adalah menentukan inovasi yang tepat sesuai keperluan masyarakat. Jika ukuran keberhasilan adalah menjawab kebutuhan masyarakat, maka strategi digital di sektor perbankan dan transportasi jauh lebih mumpuni.

"Yang sangat berhasil dikembangkan XL adalah layanan M-fish alias aplikasi perikanan. Ini membantu nelayanan mengetahui lokasi ikan dengan tepat, arah mata angin, kondisi cuaca, dan berkomunikasi dengan nelayan lainnya," katanya.

Untuk menjawab bisnis startup yang tumbuh bak jamur di musim hujan, XL merilis wujudkan.com untuk menjembatani ide-ide kreatif dan inovatif para startup untuk terus berkembang lagi ke depannya dan mempertemukan mereka dengan investor yakni para perusahaan ventura (venture capital).

Ada juga "Gudang Aplikasi" bagi para pengembang aplikasi yang ingin memasarkan ke penggunanya secara langsung dan dengan model bisnis yang menguntungkan. Saat ini, sedang berlangsung kompetisi untuk para pengembang aplikasi lokal untuk turut membangun daerah lewat aplikasi xmart city yaitu Digital Leader Competition, Smart Digitalizing Your City. Pesertanya banyak berasal dari mahasiswa-mahasiswa dari banyak universitas di Tanah Air. (Reportase: Syukron Ali)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)