Achiko dan Indofarma Siapkan Alat Tes Covid-19 Murah Berbasis Air Liur

Windiaprana Ramelan, Senior VP Operations Asia, Achiko AG

PT Achiko Medika Indonesia (Achiko) memperkenalkan AptameX, alat tes diagnostik Covid-19 berbasis saliva (air liur). Alat tes non-invasive ini menggunakan model DNA aptamer gold nanoparticle. Hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan mendeteksi S1 spike glycoprotein di permukaan SARS CoV-2 dalam sampel air liur.

dr Morris S. Berrie, Presiden Achiko AG, mengatakan, AptameX dihadirkan sebagai solusi untuk tes covid-19 massal dan murah karena produksinya yang mudah. Sensitivitas AptameX pada Ct value 28,3 adalah 77,59%.

“Aptamers DNA dapat disintesis dengan murah dan dalam skala besar, untuk memproduksi reagen-nya tidak sulit. Sehingga AptameX dapat tersedia dengan harga kisaran US$2. Sangat praktis untuk testing massal dan sering,” ujarnya di Webinar “Rajin Testing Covid-19: The New Normal – Bincang Klinis tentang Kenapa Perlu Sering Lakukan Tes Covid-19”.

Pihaknya menyatakan Aptamex telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat produk dan registrasi dari Kementerian Kesehatan RI. Dan akan mulai diproduksi September mendatang.

Perusahaan yang 50% sahamnya dimiliki oleh Achiko AG asal Swiss ini menggandeng PT Indofarma (Persero) Tbk. dalam manufaktur dan pemasarannya. Achiko akan menyediakan teknologi dan semua bahan untuk diagnostic kit sedangkan Indofarma akan melakukan proses produksi dan registrasi produk.

Windiaprana Ramelan, Senior VP Operations Asia, Achiko AG, menjelaskan, pihaknya akan menggunakan dua model bisnis, yaitu bermitra dengan distributor dan menggunakan ekosistem TemanSehat, layanan paspor digital bagian dari Achiko. Mereka yang dites positif akan segera diberitahu melalui layanan paspor digital ini, dan diminta untuk mengikuti pedoman lokal tentang isolasi dan karantina. “Kami akan membawa TemanSehat ini ke Indonesia. TemanSehat sudah melalui uji coba selama satu tahun di Indonesia. Hasilnya sangat baik,” ungkapnya.

Windiaprana menambahkan, tes ini akan tetap dilakukan oleh petugas di fasilitas kesehatan, maka dari itu Achiko juga akan bekerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

Arif Pramuhanto, Presiden Direktur Indofarma, di acara yang sama berpendapat, semakin tinggi mobilitas seseorang maka harus melakukan testing yang lebih sering. Bagi Indofarma, kriteria testing harus mencakup tiga hal: 1. Akurat, ukurannya adalah sensitivitas di atas 75%; 2. Accessible, tempat yang menyelenggarakan tes harus mudah dijangkau; 3. Affordable, harga yang terjangkau, semakin murah maka penyebaran testing akan makin banyak dan berdapak pada tracing yang semakin banyak.

“Aptamex masuk dalam kriteria ini. Indofarma bermitra dengan Achiko bertujuan untuk membuat diagnostik ini tersedia dengan harga yang terjangkau untuk semua orang.Pengujian secara teratur sangat penting dalam mengatasi pandemi,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)