Avian Gandeng 150 Sekolah Sediakan Sarana Cuci Tangan di 6 Titik Strategis

Sejumlah sekolah di Tanah Air akan kembali menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di dalam kelas.  Dan pemerintah secara khusus memberikan peraturan protokol kesehatan (prokes) yang harus dijalankan sebagai syarat mutlak bagi sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Hal ini dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19, agar tidak adanya klaster baru di lingkungan sekolah.

Melihat kondisi ini, produsen cat nasional Avian Brands berinisiatif menggalakkan Kampanye “Avian Brands untuk Sekolah Sehat”.  “Sebagai wujud komitmen Avian Brands terhadap dunia pendidikan, kami ingin mengajak semua orang berpartisipasi dalam menjaga kesehatan di lingkungan sekolah, terutama dengan adanya pandemi Covid-19 ini,” ujar Novi Christiana, Deputy Marketing Director Avian Brands.

Menurut data World Health Organization (WHO), ada  3 miliar orang (40 persen populasi global) yang tidak memiliki sarana mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.  Oleh karena itu, Avian Brands bekerja sama dengan 150 sekolah di seluruh Indonesia dan menghadirkan sarana cuci tangan yang dipasang di 6 titik strategis dalam area sekolah.

Avian Brands berharap dengan adanya sarana cuci tangan ini, kesehatan anak sekolah, guru, dan para pihak di lingkungan sekolah dapat terjaga.

“Dalam situasi pandemi ini, semua orang berisiko terpapar virus Covid-19 dan tangan merupakan media yang paling mudah bagi virus untuk masuk ke dalam tubuh. Jadi sangat penting untuk mendisiplinkan diri mencuci tangan dengan air mengalir,” ujar Novi.

Dalam kampanye “Avian Brands Untuk Sekolah Sehat”, Avian Brands mengajak seluruh pihak tanpa terkecuali melakukan 3 langkah mudah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, serta menjaga jarak.

Sementara itu, Drs Yoyok Tri Haryoko, Kepala Sekolah dari SMK Negeri 3 Surabaya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dilaksanakan kampanye Avian Brands untuk Sekolah Sehat. “Dengan keberadaan sarana cuci tangan yang diletakkan di titik-titik strategis, pelaksanaan protokol kesehatan dapat terjaga dan hal ini memberi ketenangan bagi anak murid, para orang tua, dan para pihak sekolah,” kata Yoyok .

Salah seorang siswa sekolah SMK Negeri 3 Surabaya, Riski Bayu mengungkapkan, dia merasa lebih tenang berada di lingkungan sekolah dan sangat senang bisa kembali belajar secara tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)