Bersepeda yang Aman di Era Pandemi

Saat ini bersepeda sedang digemari oleh banyak kalangan. Ada yang menjadikannya sebagai olahraga untuk gaya hidup sehat di tengah pandemi, ada juga yang menjadikannya sebagai sarana aktivitas harian karena masih berlangsungnya pembatasan moda transportasi.

Riskiyana S. Putra, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, mengatakan dalam melakukan aktivitas sepeda harus memperhatikan protokol kesehatan. Ia mengatakan, biasanya situasi rawan dan sering luput dari pengendara sepeda adalah pada waktu istirahat, saat makan minum lupa mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Aktivitas gowes harus tetap memperhatikan protokol wajib 3M pada saat apapun. Kita juga harus bisa menjaga waktu antara bekerja, istirahat, olahraga, dan mengelola stress,” ujarnya dalam acara seminar online yang diselenggarakan Ditjen Promkes Kemenkes.

Ia juga mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam adaptasi kebiasaan baru masyarakat yang berolaharaga secara individu, yakni selalu update informasi tentang Covid-19, kondisi tubuh sehat dan fit, serta hindari olahraga yang membutuhkan kontak fisik.

Di acara yang sama, Azwar Hadi Kusuma, Pendiri Indonesia Folding Bike Community, menambahkan sejumlah tips bersepeda yang aman di era pandemi. Pertama, saat persiapan sebelum bersepeda, dihimbau untuk memastikan kondisi tubuh sehat, menetapkan rencana rute yang tidak terlalu ramai serta waktu bersepeda, menggunakan pakaian yang tertutup, menyiapkan perlengkapan keamanan sepeda, menyiapkan masker cadangan, hand sanitizer, air minum yang menggunakan botol berpenutup.

“Menghindari tempat keramaian misalnya pasar, lebih baik ke pinggiran kota. Khusus untuk air minum, biasanya teman-teman Sukanya pakai botol yang tak berpenutup agar praktis. Tapi sekarang sebaiknya menggunakan yang berpenutup agar menghindari droplet,” ujarnya.

Kedua, pada saat bersepeda, agar memprioritaskan untuk bersepeda mandiri atau kelompok kecil maksimal 5 orang. Lalu menggunakan helm, kacamata dan masker. Menjaga jarak belakang maupun samping, melakukan olahraga intensitas ringan sampai sedang, mematuhi rambu lalu lintas, dan menghindari sosialisasi atau minum bareng ketika istirahat.

“Kalau mau bersepeda bersama, lebih baik dengan orang terdekat seperti keluarga kita sendiri yang tinggal serumah,” ujar Azwar.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)