Cara DAMRI Amankan Penumpang dari Potensi Covid-19

Penyemprotan disinfektan kepada seluruh area bus. (Dok. DAMRI)

Pandemi Covid-19 tidak menghentikan DAMRI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman penumpang, DAMRI menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada seluruh pihak terkait mulai dari operator, petugas terminal, maupun calon penumpang.

Penerapan protokol kesehatan ini diharapkan dapat mencegah melonjaknya kasus positif Covid-19 di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). "Protokol kesehatan di dalam kendaraan diatur secara ketat mulai dari bus mau jalan, busnya ada penumpang, sampai kembali ke pool-nya," ujar Siti Inda Suri, Direktur SDM & Umum DAMRI pada SWA Online.

Di dalam "bus sehat" yang dilengkapi protokol kesehatan ini, DAMRI memastikan pengaturan jaga jarak penumpang (physical distancing) dengan batas maksimal jumlah penumpang hanya 50\%. Bus juga dipastikan dalam keadaan bersih sebelum digunakan, karena sudah melalui proses penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan dilakukan pada seluruh area yang sering disentuh oleh pelanggan, seperti handgrip (pegangan bus), gagang pintu bus, kursi dan tempat duduk. Selain dilakukan pembersihan di dalam bus, untuk membudayakan pola hidup bersih sekaligus mengikuti protokol kesehatan, DAMRI juga menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di dalam bus.

Seluruh penumpang dan pramudi juga dihimbau untuk selalu menggunakan masker, mengukur suhu tubuh maksimum 37,3 derajat celcius, mencuci tangan sebelum masuk bus, serta menghindari berbicara saat di dalam bus.

"Di awal kami juga siapkan masker karena ketika itu orang belum terbiasa. Begitu juga kepada karyawan. Sekarang masker sudah banyak tersedia di pasaran dan ragamnya pun banyak," terang perempuan yang akrab disapa Rini tersebut.

DAMRI menyediakan hand sanitizer di dalam bus. (Dok. DAMRI)

Selain itu, DAMRI memastikan pengemudi dan pegawainya bebas Covid-19 dengan dilakukannya rapid test setiap 2 minggu sekali, serta melakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi terhadap seluruh bus sebelum dan sesudah beroperasi.

Rini menyebut, pihaknya sudah melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan dan penanganan Covid-19 ke seluruh pelanggan, petugas lapangan, serta seluruh karyawan di kantor pusat maupun cabang di seluruh Indonesia. Ia berharap pelanggan bisa tetap menikmati layanan DAMRI dengan nyaman dan tetap menghimbau kepada pelanggan untuk menjaga kesehatan agar tidak mudah terpapar virus.

"Dari ujung ke ujung protokolnya telah kami siapkan yang disosialisasikan ke semua karyawan dan penumpang. Kami juga melakukan pengawasan dengan melakukan reguler meeting, semua cabang akan melaporkan kondisi spesifik yang ada di kantor maupun di lapangan," jelasnya.

Tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 juga terus dilakukan dengan memasang alat Ion Plasmacluster (alat untuk membersihkan udara) pada satu unit bus guna menghadirkan Bus Sehat yang aman dan nyaman. Kedepannya, DAMRI akan terus menghadirkan Ion Plasmacluster pada seluruh armada di seluruh Indonesia.

"Itulah protokol yang dari sangat sederhana dan sekarang menjadi sangat lengkap. Dengan protokol ini, kami mencoba memitigasi semua kemungkinan di mana penyakit ini bisa memengaruhi karyawan terutama pelanggan," tegas Rini.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)