Cerita Riza Patria Saat Positif Covid-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membagikan pengalamannya menjadi pasien positif Covid-19. Aktivitas dan mobilitas yang tinggi ditambah interaksi yang meningkat menjadi faktor Riza terpapar oleh virus ini.

“Saya yang demikian disiplin saja terpapar. Disiplin sebaik apapun, potensi terpapar pasti ada. Saya mengikuti arahan tim dokter. Tidur cukup, berjemur, minum obat, dan mengonsumsi vitamin serta herbal.

Tidak hanya itu, Riza mengaku menerima kiriman obat dari Korea, Jepang, hingga Swiss. “Saya anggap baik, saya minum. Kata dokter, kok semuanya diminum? Ya sudah, Bismillah saya yakin sembuh,” ujarnya.

Terkonfirmasi positif Covid-19 membuat Riza yang sejatinya gila kerja harus melonggarkan kesibukannya. Contohnya, ia biasa bekerja seharian dan baru pulang ke rumah pukul 24.00 WIB, setelahnya harus menemui tamu lagi hingga dini hari.

“Saya juga sebenarnya sedang diet mengurangi nasi. Tapi waktu sakit, saya bisa makan nasi empat sampai lima kali sehari,” katanya.

Sementara itu, Riza menyadari tantangan pemulihan ekonomi yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain karena merupakan ibukota yang merupakan pusat pemerintahan dan bisnis, mobilitas masyarakat pun tinggi. Pemerintah pusat dan pebisnis melakukan kunjungan-kunjungan keluar daerah. Orang-orang yang bekerja di Jakarta pun banyak yang tinggal di daerah.

“Oleh karena itu, mencari tahu titik-titik penyebaran harus dilakukan. Lakukan 3T,” ujar Riza mengingatkan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
Riza Patria

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)