Dapat Izin BPOM, Vaksinasi Lansia Mulai Dilakukan

Menindaklanjuti Emergency Use Authorization yang telah dikeluarkan BPOM mengenai pemberian vaksin Sinovac kepada lansia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, ada 181,5 juta lansia (masyarakat berusia di atas 60 tahun) yang akan menerima vaksin ini.

“Masing-masing individu butuh dua dosis dan ada penambahan 15% dosis untuk jaga-jaga sehingga total yang kami usahakan ada 426 juta dosis vaksin,” jelas Budi dalam Konferensi Pers, Minggu (7/2/2021).

Budi juga menuturkan, meski sebelumnya telah dilakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan, masih ada 11.600 tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun sehingga baru akan mendapatkan vaksin sekarang.

“Lansia menjadi prioritas setelah nakes karena risiko mereka sangat fatal apabila terkena Covid-19,” tegas Budi.

Rencananya vaksinasi kepada lansia akan dilakukan mulai Senin (8/2/2021) berdasarkan petunjuk teknis yang disesuaikan dan hasil komunikasi dengan jajaran Kementerian Kesehatan di lapangan. Budi berharap, vaksinasi ini akan mengurangi penularan virus Covid-19 pada lansia sehingga beban rumah sakit dan tenaga kesehatan bisa berkurang. Adapun yang tetap diutamakan adalah tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun.

Budi menambahkan, tidak ada perbedaan skrining vaksinasi pada lansia. Berdasarkan hasil konsultasi dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization , secara prinsip skriningnya sama. Malah ada beberapa yang lebih detail karena makin lanjut usianya, makin banyak penyakit yang diderita para lansia.

“Mohon doa restu dan jangan lupa untuk terus dukung program vaksinasi agar kita bisa mengatasi pandemi,” jelas Budi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)