Disiplin Protokol Kesehatan di Hotel Dorong Pemulihan Sektor Hospitality

Pandemi Covid-19 menekan industri perhotelan secara signifikan. Adaptasi teknologi dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dinilai menjadi kunci untuk mendorong pemulihan sektor hospitality.

Agus Hartono Wijaya, Country Head Oyo Indonesia mengungkapkan, dengan teknologi dan memperkuat operasional di skala lokal, hotel dapat memberikan pengalaman menginap yang lebih aman, seamless, dan contactless.

Komitmen ini diwujudkan pihaknya melalui beberapa inisiatif seperti Sanitized Stay, termasuk fitur check-in dan check-out tanpa sentuhan, serta integrasi e-wallet Ovo dan Gopay di aplikasi Oyo. Hal tersebut dilakukan guna memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional hotel secara komprehensif, mulai dari proses check-in hingga check-out.

"Sejak diluncurkan pada Juni lalu, kini lebih dari 865 properti mitra OYO di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol tersebut, sehingga mendapatkan label dan logo 'Sanitized Stay' di aplikasi Oyo," terangnya.

Data internal Oyo juga mencatat membaiknya performa hotel tersebut di Indonesia secara perlahan, meski peningkatan tersebut masih di angka 60\% dari tingkat okupansi normal sebelum pandemi. Per bulan Agustus 2020 tercatat tingkat okupansi hotel Oyo meningkat sebanyak 70\% dari titik terendah di bulan April 2020.

Agus juga optimistis terhadap potensi industri hospitality di Indonesia, khususnya di sektor hotel budget. Menurutnya, adaptasi secara cepat dan memanfaatkan peluang menjadi kunci dalam menghadapi perubahan perilaku serta preferensi konsumen di industri pariwisata pasca pandemi.

Selain itu, adanya tren staycation di hotel-hotel budget dengan skala kecil yang tetap memberikan pengalaman menginap unik menjadi sinyal positif bagi potensi pertumbuhan Oyo di Indonesia. Ia memprediksi, hotel budget dengan 20-30 kamar berpotensi lebih diminati karena lebih memungkinkan pelanggan untuk tetap menjaga social distancing dan higienitas, sehingga dapat merasa aman dan nyaman selama berlibur di masa kenormalan baru ini.

“Pandemi ini menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi seluruh operasional bisnis, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi. Tidak hanya demi keberlangsungan bisnis kita bersama, tetapi juga untuk seluruh pihak yang membutuhkan,” tuturnya.

Selama kurang lebih dua tahun berkiprah di industri hospitality Indonesia, Oyo telah berhasil mencapai lebih dari 3.000 properti dan 45.000 kamar yang tersebar di lebih dari 150 kota di penjuru Indonesia. Juga, telah membukukan lebih dari 5,5 juta pemesanan dan membuka lebih dari 20 ribu lapangan pekerjaan di bidang hospitality.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)