Hadapi Corona Bersama Melalui Gerakan CENTANG

Gerakan CENTANG

Ratusan komunitas dari berbagai lapisan di Indonesia berkolaborasi mengajak masyarakat Indonesia melakukan gerakan CENTANG, yaitu CEgah dan TANGgungjawab dengan 3M+3T, sebagai upaya bersatu dan bahu membahu melindungi orang-orang yang disayang dari ancaman virus corona.

Berbagai upaya telah dikerahkan untuk memutus rantai penyebaran virus oleh pemerintah, namun pemerintah tidak dapat bergerak sendiri, perlu dukungan dan kolaborasi yang nyata dan masif.  Berawal dari diskusi akan keresahan kondisi tersebut, beberapa penggerak komunitas, Eugene Panji, Dharmaji Suradika, Salman Subakat dan Sasa Ratna Puspita berupaya memberikan solusi akhiri corona melalui upaya persatuan.

“Selama delapan bulan berlangsung, pandemi ini telah mengubah cara hidup kita berperilaku. Namun, ancaman virus ini masih tetap ada. Oleh karena itu, perlu adanya gerakan bersatu yang dilakukan secara serentak dan inklusif, agar upaya ini bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap pemutusan rantai penyebaran corona,” ujar Dharjami.

Eugene Panji, salah satu sutradara muda Indonesia berpendapat, melalui program CENTANG yang akan diluncurkan di momen Sumpah Pemuda ini, perilaku penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari bisa dilakukan secara masif dan terus menerus, sebagai upaya kita semua akhiri corona serta menjadi perilaku yang nyata dalam bertanggung jawab dengan orang di sekitar untuk menghadapi pandemi ini. "Jika dulu Pemuda Indonesia bersatu lawan penjajahan perang, kini kita lawan penjajah kita, Corona, dengan persatuan dan gerakan bersama," tandasnya.

CENTANG merupakan pencegahan dan perilaku bertanggung jawab melalui CEGAH dengan 3M yang meliputi : menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan Tanggung Jawab dengan 3T yakni testing, telusuri dan terapkan isolasi mandiri. Diharapkan melalui gerakan CENTANG, kita semua juga dapat bersatu dan sama-sama mengambil bagian nyata, mulai dengan turun ke lapangan menjadi relawan, mendonasikan dana untuk menyebarluaskan gerakan secara masif.

Selain itu menyediakan materi kreatif sehingga masyarakat mau melakukan CENTANG dengan cara menyenangkan. Masyarakat juga dapat mengikuti berbagai perkembangan informasi seputar COVID-19 di Centang.id maupun mengikuti sosial media resmi Centang_id. Pada momen Sumpah Pemuda nanti, pemuda pemudi yang tergabung dalam berbagai komunitas di seluruh Indonesia juga diajak akhiri rantai penyebaran corona melalui gerakan CENTANG melalui virtual conference yang dilaksanakan pada 28 Oktober 2020, pukul 10.00 WIB.

Dalam temu virtual ini, peserta akan diberikan sosialisasi mengenai gerakan CENTANG serta menggalang komitmen untuk sama-sama mengambil sikap untuk akhiri corona. “Kami sangat bersemangat dan mendukung gerakan komunitas anak muda yang menjadi bagian dari penggerak masyarakat. Dengan berpartisipasi, kita semua berarti menyayangi diri kita sendiri serta orang-orang yang ada di sekitar kita,” ujar Salman Subakat CEO Wardah yang juga penggagas gerakan ini.

CENTANG merupakan gerakan pencegahan melalui 3M, CEGAH yakni: pertama menggunakan masker. ni merupakan cara paling efektif untuk mencegah infeksi virus corona. Saat semua orang menggunakan masker, peluang transmisi virus corona antarmanusia dapat menurun sebesar 3,1\%. Kedua menjaga jarak, dua meter adalah jarak aman cara untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menurunkan transmisi virus sampai 2,6\%. Untuk itu, kita disarankan untuk tetap di rumah serta menghindari kerumunan.

Dan ketiga mencuci tangan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik untuk membersihkan kotoran dan kuman, serta membunuh patogen. Hal ini harus dilakukan sesering mungkin, khususnya ketika menyiapkan makanan, merawat orang sakit, menggunakan kamar mandi atau toilet, memegang hewan, bersin, membuang sampah, dsb.

Serta Tanggung Jawan dengan 3T, meliputi: Testing, sampai saat ini, tes PCR dengan teknik swab merupakan satu-satunya cara untuk mendeteksi COVID-19. Tenaga kesehatan, orang yang bepergian ke luar kota atau negeri, dan mereka yang berinteraksi dengan pasien COVID-19 wajib melakukan tes sebagai upaya bertanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain.

Lalu Telusuri, menelusuri dengan melakukan tracing dan tracking wajib dilakukan untuk mengetahui riwayat pergerakan dan perjalanan pasien selama 14 hari ke belakang. Upaya ini dapat memberikan peringatan atau warning pada masyarakat agar tetap aware dan waspada saat melewati lokasi isolasi dan membatasi ruang gerak.

Dan Terapkan isolasi mandiri, setelah dinyatakan sembuh, kita harus melakukan isolasi mandiri setiba di rumah, menjaga kondisi kesehatan, serta tidak menggunakan alat makan dan minum bersama anggota keluarga lainnya.

“Program CENTANG ini bukan milik sebagian orang, namun seluruh pemuda dan masyarakat Indonesia. Karena hanya dengan bersama dan bersatu program ini bisa terlihat dampaknya. Siapapun bisa partisipasi dan berkontribusi. Ada materi-materi yang bisa didownload dan juga bisa dilakukan untuk meneruskan tujuannya lebih kuat lagi. Ayo kita bersatu akhiri Corona," ajak Sasa Ratna Puspita, CCO & Deputy CEO Fortuna.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)